Pasien yang Diberi Vaksin Sinovac Mulai Rasakan Efek Samping Pasca Suntikan

Pasiec terpapar Covid-19 yang diberi vaksin Sinovac mulai tunjukan efek sampingnya pasca suntikany]


zoom-inlihat foto
vaksin-sinovac-2.jpg
Tribun Images/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (6/12/2020). Selanjutnya vaksin asal Cina tersebut langsung dikirim ke Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pasien terinfeksi Covid-19 mulai rasakan efek samping dari pemberian vaksin Sinpvac pasca penyuntikan.

Kusnandi Rusmil selaku Ketua Tim Peneliti Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran di Bio Farma, Bandung, Rabu (30/12/2020), mengatakan semua subyek dipantau efek samping yang dirasakan pasca suntikan.

"Penyuntikan dosis sudah selesai pada tanggal 6 November dan pengambilan 14 hari pasca suntikan sudah selesai pada 20 November 2020," kata Kusnandi.

"Semua subyek dipantau efek samping yang dirasakan pasca-suntikan," imbuh Kusnandi.

Efek samping yang timbul terbanyak dirasakan para relawan, lanjut Kusnandi, yakni reaksi lokal berupa nyeri pada tempat suntikan dengan intensitas mayoritas ringan hingga saat ini.

Baca: Menlu Sebut Izin Vaksin AstraZeneca di Indonesia akan Lebih Mudah, Ini Alasannya

Baca: Mulai Dikirim Hari Ini, Penerima SMS dari Kemenkes Wajib Lakukan Vaksin Covid-19

Selanjutnya, reaksi sistemik paling banyak yang dirasakan lainnya yaitu pegal pada otot dengan mayoritas ringan.

"Bulan ini sudah sampai pada pengambilan darah tiga bulan pasca suntikan kedua. Pemeriksaan antibodi dengan metode netralisasi dilakukan di Balitbangkes dengan metode Elisa (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) di Bio Farma," jelas Kusnandi.

Kusnandi juga mengatakan, pada awal Januari 2021, laporan interim sampai 3 bulan pasca suntikan kedua akan disampaikan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM).

Perusahaan farmasi asal China, Sinovac, sudah mengekspor vaksin buatanya ke 5 negara, termasuk Indonesia. Berikut fakta vaksin Covid-19 buatan China, Sinovac dan Sinopham.
Perusahaan farmasi asal China, Sinovac, sudah mengekspor vaksin buatanya ke 5 negara, termasuk Indonesia. Berikut fakta vaksin Covid-19 buatan China, Sinovac dan Sinopham. (GETTY IMAGES VIA BBC)

Selama lima bulan ini, lanjut Kusnandi, vaksin Covid-19 dari Sinovac telah melibatkan 1.620 relawan berusia 18-59 tahun yang menjadi subyek.

Menurutnya, skema emergency yang memiliki interval 14 hari antara dua dosis menjadi pilihan untuk diuji. Skema yang sama juga dilakukan di Brasil dan Turki.

Dikutip dari Kompas.com, Kusnandi melaporkan ada 1.817 orang relawan Covid-19 yang diperiksa untuk vaksin ini.

Kemudian 1.372 di antaranya dilakukan swab.

Selanjutnya 1.620 yang lain diambil suntikan pertama, serta 1.603 orang ikut dalam suntikan kedua.

"Sekarang kita tinggal mengikuti kejadian-kejadian efek samping," ujar dia.

Sebagai informasi, vaksin Covid-19 Sinovac yang tengah diuji klinis di Bandung selama lima bulan terakhir.

Baca: Distribusi Akan Berlangsung Lama, Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Vaksinasi Covid-19 Butuh 12 Bulan

Baca: Disuntuk Vaksin Pfizer, Seorang Perawat di AS Masih Bisa Positif Covid-19, Ini Kata Ahli

Baca: Kasus Positif Covid-19 Harian Lebih dari 50 Ribu, Brasil Alami Situasi Gawat dan Bingung Soal Vaksin

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Efek Samping Vaksin Sinovac yang Diuji Klinis di Bandung





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved