Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gempa dan tsunami Messina terjadi pada 28 Desember 1908 atau tepat 112 tahun silam.
Terjadi di Sisilia dan Calabria, Italia bagian selatan, gempa dan tsunami Messina merenggut sekitar 80.000 nyawa penduduk. [1]
Gempa dan tsunami Messina hampir menghancurkan seluruh Kota Messina dan disebut sebagai salah satu gempa paling dahsyat yang terekam dalam sejarah. [2]
Penduduk yang selamat dari Gempa Messina banyak direlokasi ke kota-kota Italia lain, dan yang lainnya bermigrasi ke Amerika Serikat. [3]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 26 Desember: Jack Johnson Meraih Gelar Juara Dunia Tinju Kelas Berat
Latar Belakang Geologis #
Menurut seorang seismolog bernama Gianluca Valensise, gempa Messina disebabkan oleh patahan normal yang tidak memiliki pertanda, berada di lepas pantai Selat Messina dan di antara dua lempeng.
Italia berada di sepanjang zona perbatasan lempeng Kontinental Afrika, dan lempeng ini menekan dasar laut di bawah Eropa dengan tingkat 24 mm per tahun.
Hal ini menyebabkan terjadinya pergesaran sehingga memunculkan gempa.
Selat Messina adalah bagan dari Busur Calabrian, sebuah area pengangkatan diferensial yang diturunkan dari dinamika unit tektonik Ionian dan Tyrrhenian Selatan.
Sejumlah gempa terkuat yang terjadi pada abad-abad terakhir terjadi di Busur Calabrian, seperti gempa Calabrian 1783 dan 1905.
Catatan mengindikasikan adanya aktivitas seismik yang meningkat area sekeliling Selat Messina dalam beberapa bulan sebelum peristiwa gempa 28 Desember.
Pada 10 Desember gempa bermagnitute 4 menyebabkan kerusakan di beberapa gedung di Novara di Sicilia dan Montalbalno Elicona.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Bangunan Lain Hancur, Masjid Rahmatullah Masih Kokoh saat Tsunami Aceh
Pada tahun 2008 tsunami yang terjadi setelah gempa, dianggap tidak disebabkan oleh gempa tetapi oleh longsoran dasar laut yang besar.
Sumber tsunami kemungkinan adalah lepas pantai Giardini Naxos, tempat longsoran bawah laut. [4]
Gempa dan Tsunami Messina #
Mayoritas orang-orang masih tertidur ketika gempa mulai terjadi di Italia bagian selatan pada pukul 05.20 pagi.
Gempa yang berlangsung sekitar 30 detik itu menghancurkan semua desa.
Rumah-rumah di Provinsi Sisilia dan Calabria telah berdiri selama berabad-abad, namun atap yang berat dan fondasi yang lemah membuatnya hancur. Puluhan ribu orang tewas atau terperangkap.
Beberapa menit setelah gempa terjadi, tsunami setinggi 12 meter menerjang garis pantai yang sudah hancur.
Mereka yang selamat mencari tempat berlindung dan orang-orang yang dicintainya.
Usaha penyelamatan yang dilakukan selama dua minggu, menemukan ratusan orang yang masih hidup, terperangkap di puing-puing.
Sekitar 80.000 orang tewas dalam peristiwa gempa dan tsunami ini, sementara 60.000 orang kehilangan tempat tinggal.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 24 Desember: Kebakaran di US Library of Congress Hanguskan 35.000 Buku
Banyak yang memutuskan bermigrasi ke belahan dunia lain seperti Amerika Serikat.[5]
Data menunjukkan bahwa tanah di sisi Calabrian dari Selat Messina menurun karena gempa ini, misalnya ada penurunan sampai 68 cm di Kota Reggio Calabria.
Tanah di Messina menurun sampai dengan 71 cm beberapa tempat.
Namun, penurunan ini mungkin disebabkan oleh longsoran luas yang terjadi di sekeliling kota tersebut.[6]
Pembangunan Kembali #
Rekonstruksi di Messina dimulai tahun 1909, menggunakan arsitektur bangunan yang dapat bertahan dari gempa dalam berbagai magnitude.
Pada awalnya pihak berwenang berencana menyingkirkan semua bangunan yang tersisa di Messina, tetapi tidak dilakukan karena mendapat protes kuat dari penduduk.
Di antara bangunan yang masih bertahan adalah Gereja Annunziata dei Catalani yang dibangun pada abad pertengahan,
Beberapa bangunan seperti Mercusuar San Ranieri, Forte del Santissimo Salvatore, Air Mancur Neptune Giovanni Montorsoli, dan pemintalan Barbera diubah menjadi museum.
Kota baru Messina dibangun di atas puing-puing kota lama menggunakan perencanaan tata kota modern.
Bencana ini menyebabkan depopulasi sementara karena para korban selamat harus mengungsi di berbagai tempat, khususnya Catania dan Palermo.
Diperkirakan hanya ada 19.000 penduduk yang ada di Messina dan hanya sekitar 2.000 yang masih tinggal di pusat kota lama.
Namun, segera ada migrasi masuk yang besar, mayoritas dari kota-kota yang berada di dekat Sisilia dan Calabria. Mereka dibutuhkan untuk membangun Messina kembali.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah : Voyager Jadi Pesawat Pertama yang Terbang Nonstop Mengelilingi Bumi
Menurut sensus pada tahun 1911 punduduk Messina meningkat menjadi 127.000 orang.
Di antara mereka adalah para penduduk Messina yang kembali.
Pada tahun 1950-an masih ada keluarga-keluarga yang tinggal di barak kayu yang didirikan di area Tirone.
Barak tersebut didirikan sebagai tempat tinggal sementara untuk mereka yang kehilangan rumah.[7]
(Tribunnewswiki/Tyo)
| Peristiwa | Gempa dan tsunami Messina |
|---|
| Tanggal | 28 Desember 1908 |
|---|
Sumber :
1. wikivisually.com
2. content.time.com
3. www.britannica.com
4. www.ancestry.com
5. temblor.net