Di Inggris sendiri diberlakukan aturan ketat untuk menekan penyebaran jenis baru virus corona.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Sabtu (19/12/2020) menyatakan, varian baru virus corona bisa 70 persen lebih mudah menular daripada jenis sebelumnya, berdasarkan data awal.
Kemudian Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan, sejuah ini ada sembilan kasus jenis baru virus corona di Denmark, dan masing-masing satu di Belanda dan Australia.
Baca: Fakta Vaksin Covid-19 Buatan China: Harga Jauh di Atas Vaksin Buatan Oxford hingga Diplomasi Vaksin
Baca: Kasus Covid-19 Global Tembus 75 Juta Kasus, AS dan India Jadi yang Terbanyak
Lalu di Italia terdeteksi satu kasus pada seseorang yang pulang dari Inggris.
Jerman yang menegang jabatan presiden bergilir Uni Eropa, merencanakan pertemuan para pakar pada Senin (21/12/2020) untuk membahas tanggapan mereka tentang ancaman baru ini, kata jubir Kemenkes Jerman.
Pertemuan akan diadakan dalam skema respons krisis IPCR Dewan Eropa, yang dapat digelar untuk masalah kesehatan, lingkungan, atau keadaan darurat terorisme.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Aditya Jaya Iswara)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Varian Baru Virus Corona Diklaim Tidak Berpengaruh ke Vaksin Saat Ini"