Hari Ini dalam Sejarah 14 Desember: Banjir St. Lucia di Belanda dan Jerman, Tewaskan 50.000 Orang

Banjir St. Lucia sering disebut sebagai banjir terbesar keenam yang tercatat dalam sejarah.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-banjir-di-belanda.jpg
Wikimedia Commons
Ilustrasi banjir di Belanda

Banjir St. Lucia sering disebut sebagai banjir terbesar keenam yang tercatat dalam sejarah.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Banjir dahsyat St. Lucia menerjang Belanda dan Jerman Utara tanggal 14 Desember 1287 atau tepat 773 tahun silam.

Terjadi setelah sebuah dinding tanggul runtuh, Banjir St. Lucia diperkirakan merenggut 50.000 hingga 80.000 nyawa penduduk

Banjir ini dikenal sebagai Banjir St. Lucia karena bencana tersebut muncul sehari setelah Hari St. Lucia (13 Desember).

Banjir St. Lucia sering disebut sebagai banjir terbesar keenam yang tercatat dalam sejarah.[1]

Peta Zuiderzee pada 1658
Peta Zuiderzee pada 1658 (Wikimedia Commons)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 14 Desember: Roald Amundsen Jadi Manusia Pertama yang Mencapai Kutub Selatan

  • Latar Belakang


Seperempat wilayah Netherlands (secara harfiah tanah-tanah rendah) atau Belanda lebih rendah dari permukaan laut.

Tanpa intervensi manusia, mayoritas wilayah ini tidak dapat dihuni.

Belanda punya sejarah banjir yang panjang dan terus membentuk ulang geografi wilayahnya.

Selama lebih dari seribu tahun, para penduduk di tanah rendah ini berusaha menjaga agar wilayah ini tidak tenggelam dengan cara membangun kanal-kanal untuk mengalirkan air. [2]

Sebelum Banjir St. Lucia terjadi, ada sebuah danau air tawar di barat laut Belanda bernama Almere yang sekarang menempati wilayah Ijsselmeer (Zuiderzee).

Pada Abad Pertengahan air laut mulai naik dan menggerus pesisir.

Sebuah banjir besar terjadi di Belanda tahun 1170 dan sebuah kanal laut menghubungkan Laut Utara ke danau air tawar tersebut, mengubahnya menjadi laut air asin yang disebut Zuiderzee.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 Desember: Tragedi Tenggelamnya Kapal Angkut Duke William


Sehari setelah Hari St. Lucia atau 14 Desember 1287 Belanda dan Jerman Utara diterjang badai pasang.

Sebuah tanggul air runtuh kemudian menyebabkan banjir. Belanda Utara dan Friesland terkena dampak paling parah.

Permukiman di Pulau Griend hampir rusak seluruhnya, hanya ada 10 rumah yang masih berdiri.

Satu-satunya wilayah di Belanda barat laut yang lolos dari bencana ini adalah Friesland Barat karena dilindungi tanggul melingkar.

Setelah banjir ini terjadi, Frisia Barat dianeksasi oleh Holland. Banjir St. Lucia juga mengakhiri perang Frisia-Holland yang berlangsung sekitar 200 tahun.

Bencana ini diperkirakan menewaskan 50.000 orang. Banyak desa-desa yang menghilang selamanya, misalnya di Frisia-Timur ada 30 desa yang menghilang di Laut Utara.

Karena peristiwa ini banyak penduduk yang memutuskan pindah ke wilayah Geest yang lebih aman.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 10 Desember 1768: Encyclopaedia Britannica Terbit Perdana

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Banjir St. Lucia
Tanggal 14 Desember 1287
   


Sumber :


1. historybytez.com
2. www.britannica.com
3. wikivisually.com


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved