WHO Minta Dunia Tak Cemas Berlebihan Meski Otoritas Inggris Peringatkan Salah Satu Produk Vaksin Ini

Otoritas Inggris disebut masih berhati-hati terkait vaksinasi Covid-19 dari Pfizer terutama untuk orang beriwayat anafilaksis.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-vaksin-covid-19shutterstocksolarseven.jpg
SHUTTERSTOCK/solarseven
Ilustrasi vaksin Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 yang awalnya merebak dari Wuhan, China kini sudah memakan banyak korban jiwa di dunia.

Sudah sejak November 2019 hingga penghujung tahun 2020 ini, dunia masih disibukkan dengan urusan penanganan pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai.

Belum ditemukannya vaksin efektif yang menyembuhkan Covid-19 membuat banyak negara dan lembaga kesehatan berlomba berlomba melakukan riset vaksin.

Negara besar seperti China, Amerika Serikat hingga Jerman kini sedang berpacu dengan waktu untuk mengembangkan vaksin Covid-19 yang efektif dan cepat bisa menangkal pandemi.

Pasar saham di berbagai dunia pun merespon kemunculan calon vaksin-vaksin Covid-19 sebagai tahap awal normalisasi kehidupan masyarakat dunia.

Selain menyerang sektor kesehatan, pandemi juga merontokkan berbagai macam lini perekonomian dan krisis sosial di berbagai tempat mengancam.

Meski telah muncul berbagai macam kandidat vaksin Covid-19 dari berbagai negara, tak serta merta dunia diprediksi kapan situasi bisa berlalu normal seperti sebelumnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, pihak berwenang harus meninjau setiap efek buruk dari vaksin virus Covid-19 baru.

Pernyataan WHO ini menyusul langkah otoritas Inggris yang memperingatkan orang-orang dengan riwayat anafilaksis untuk menghindari vaksin buatan Pfizer-BioNTech.

Baca: Vaksin Sinovac: Diimpor Indonesia & Belum Umumkan Level Efektifitas, Ahli Medis AS Khawatir Hal Ini

"Tetapi, orang-orang tidak boleh terlalu cemas."





Halaman
1234
Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved