Hari Ini dalam Sejarah 5 Desember: London Great Smog, Kabut Asap Tewaskan 12.000 Penduduk London

London Great Smog adalah bencana polusi udara terparah di Inggris sepanjang masa.


zoom-inlihat foto
suasana-london-ketika-terjadi-kabut-asap-besar-1952.jpg
en.mundo.com
Suasana London ketika terjadi Kabut Asap Besar tahun 1952

London Great Smog adalah bencana polusi udara terparah di Inggris sepanjang masa.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bencana London Great Smog atau Kabut Asap Besar London dimulai tanggal 5 Desember 1952 atau tepat 68 tahun silam.

Berlangsung selama empat hari, London Great Smog merupakan polusi udara yang sangat parah yang terjadi Ibu Kota Inggris.

Polutan yang berasal dari pembakaran batu bara menjadi penyebab utama kemunculan London Great Smog

London Great Smog mengganggu pernapasan penduduk London dan menewaskan sekitar 12.000 orang.

Bencana ini tercatat sebagai polusi udara terburuk dalam sejarah Inggris.[1]

Suasana London ketika terjadi Kabut Asap Besar 1952
Suasana London ketika terjadi Kabut Asap Besar 1952 (en.mundo.com)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 Desember: The Observer Terbit Perdana, Koran Mingguan Pertama di Dunia

  • Kemunculan


Asap polusi sudah menjadi masalah di London sejak abad ke-13 dan disebabkan oleh pembakaran batu bara.

Keadaan semakin memburuk karena terjadi perluasaan Kota London.

Keluhan tentang polusi udara sudah meningkat sejak abad ke-17 dan memunculkan undang-undang untuk membatasi pembakaran batu bara.

Namun, industrialisasi yang meningkat drastis mulai akhir ke-18 membuat keadaan makin memburuk.

Kabut asap ini bukanlah bentukan alami di atmosfer. Uap air melekat pada partikulat yang dikeluarkan oleh pabrik yang menggunakan pembakaran batu bara, menyebabkan terjadinya awan gelap yang mengurangi jarak pandang.

Kabut ini kemudian dikenal sebagai smog (gabungan dari kata smoke dan fog) pada awal abad ke-20.

Parahnya kabut asap di London abad ke-19 turut dimunculkan dalam novel karya Charles Dickens dan Arthur Conan Doyle.

Kematian yang dikaitkan dengan kabut asap mulai dilaporkan pada awal abad ke-19.

Suasana London ketika terjadi Kabut Asap Besar 1952
Suasana London ketika terjadi Kabut Asap Besar 1952 (en.mundo.com)

Meski, kabut asap mengganggu kesehatan, tidak banyak yang dilakukan untuk menanganinya.[2]

Pada 5 Desember 1952, langit Kota London mulai tertutup kabut. Sebelumnya, udara dingin melanda Ibu Kota Inggris ini selama berminggu-minggu.

Untuk menghangatkan diri, penduduk London mulai membakar batu bara.

Seiring bergantinya hari, kabut mulai menutupi Big Ben, Katedral St. Paul, London Bridg, dan berbagai landmark lainnya.

Dalam beberapa jam, kabut mulai berubah warna menjadi coklat kekuningan karena tercampur dengan ribuan ton jelaga yang dilepaskan ke udara oleh cerobong pabrik dan knalpot kendaraan.

Pada awalnya penduduk London berusaha mengabaikan polusi ini, tetapi dalam waktu sehari mereka sudah merasa tidak tahan dengan keadaan ini.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 Desember: George Washington Ucapkan Selamat Tinggal kepada Perwiranya

Kabut asap sangat tebal sehingga penduduk di beberapa bagian di kota bahkan tidak dapat melihat kakinya ketika mereka berjalan.

Selama lima hari kabut ini melumpuhkan hampir semua transportasi di London.

Para orangtua melarang anaknya keluar rumah untuk sekolah dan pertandingan sepak bola mingguan juga dibatalkan.[3]

  • Efek terhadap kesehatan


Kabut asap menyebabkan masalah pernapasan, terutama pada lansia dan anak-anak.

Kematian karena bronkitis dan pneumonia meningkat hingga lebih dari tujuh kali lipat.

Laporan awal memperkirakan ada sekitar 4.000 kematian prematur segera setelah kabut asap terjadi.

Para ahli saat ini memperkirakan bahwa polusi udara ini setidaknya merenggut 8.000 nyawa dan bahkan mungkin mencapai 12.000.

Tidak hanya manusia yang terkena dampak, tetapi juga binatang.

Burung-burung menabrak tembok dan para peternak harus memakaikan masker pada ternaknya.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 3 Desember: Tragedi Bhopal, 15.000 Orang Tewas karena Kebocoran Gas

  • Pencegahan


Kabut asap besar baru mulai terangkat dari London tanggal 9 December 1952 setelah angin dari barat menyapunya ke Laut Utara.

Beberapa undang-undang dibuat agar bencana polusi ini tidak terjadi lagi, misalnya Clean Air Acts tahun 1956 dan 1968.

Undang-undang ini melarang emisi asap hitam dan mengharuskan penduduk perkotaan dan operator pabrik ganti menggunakan bahan bakar yang asapnya rendah.

Kabut asap sempat terjadi lagi tahun 1962 dan menewaskan 750 orang.[5]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Louis Washkansky Jadi Manusia Pertama yang Mendapat Transplantasi Jantung

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa London Great Smog
Tanggal 5 Desember 1952
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved