Daerah bersuhu dingin ekstrem tersebut merupakan satu-satunya wilayah di Rusia yang memberlakukan penutupan bisnis.
Pada Senin lalu, wilayah tersebut menutup aneka bisnis yang tidak esensial selama dua minggu penuh.
Langkah ini dilakukan untuk menahan penyebaran virus, sebagaimana diwartakan Associated Press, Senin (23/11/2020).
Juru Bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov menyebut penutupan bisnis di Siberia adalah keputusan otoritas daerah yang telah memahami kondisi mereka.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 23 November 1992: IBM Simon, Smartphone Pertama di Dunia, Diperlihatkan
Baca: Terjerat Kasus Dugaan Narkoba, Millen Cyrus Dipastikan Mendekam di Sel Pria : KTP Dia Laki-laki
Menurutnya, itu dilakukan mengingat keadaan yang berbeda di Siberia, seperti sedikitnya jumlah petugas medis, dan terbatasnya tempat tidur rumah sakit.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)