Anggota DPR Hinca Panjaitan

Hinca Panjaitan mengaku Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai guru politiknya. Sosok SBY sangat menginsipirasinya untuk pelan-pelan mencintai dunia politik.


zoom-inlihat foto
hinca-panjaitan-di-kompleks-parlemen.jpg
Tribunnews.com/ Taufik Ismai
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (21/1/2020).

Hinca Panjaitan mengaku Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai guru politiknya. Sosok SBY sangat menginsipirasinya untuk pelan-pelan mencintai dunia politik.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menjadi seorang politikus, apalagi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) bukan menjadi cita-citanya.

Kala masih muda, almarhum ayahnya pernah berpesan, agar pria kelahiran Asahan, Sumatera Utara pada 25 September 1964 lalu itu tidak menjadi politikus.

Awalnya Hinca meniti karir di bidang hukum.

Hinca meraih gelar akademik Doktor Ilmu Hukum (DR) bidang Hukum Tata Negara khususnya Lex Sportiva dengan judul disertasi ‘Intervensi Negara Terhadap Pengelolaan, Penyelenggaraan dan Penyelesaian Sengketa Sepakbola Profesional di Era Globalisasi dalam Rangka Memajukan Kesejahteraan Umum di Indonesia: Suatu Kajian Hukum Tata Negara Mengenai Kedaulatan Negara versus Kedaulatan FIFA,’ pada 28 Januari 2011 dari Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan dengan judicium summa cumlaude.

Bidang keahlian Hukum Tata Negara saya dalami secara konsisten sejak S1 dan S2 sampai jenjang akademik S3. Gelar Sarjana Hukum (SH) bidang Hukum Tata Negara tahun 1987 dari Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara. Gelar Magister Hukum (MH) bidang Hukum Tata Negara diselesaikan tahun 1992 di Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung.

Namun jalan hidup seseorang tidak ada yang tahu, Hinca terjun ke dunia politik pada 2010 lalu. Saat ini adalah periode kedua dirinya duduk menjadi wakil rakyat dari Partai Demokrat di Senayan.

“Akan tetapi perlu dicatat, bahwa pesan almarhum bapak saya tersebut diucapkan pada masa Orde Baru dengan corak pemerintahan otoritarianisme. Sehingga wajar ada sedikit ketakutan dari beliau bagi masa depan anaknya apabila terjun ke dunia politik,” tutur mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu saat diwawancarai Tribunnews.com, di awal November 2020 lalu.

“Saya resmi terjun ke politik itu pada tahun 2010 dengan dukungan penuh dari keluarga besar saya, istri saya dan juga anak-anak saya,” ucap Hinca.

Putra kedua pasangan Sangil Songsongan Panjaitan dan Nurianna Orem Siagian ini pun berkisah mengenai awal ‘jatuh cintanya’ dengan dunia politik.

Hinca mengaku Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai guru politiknya.

Sosok SBY sangat menginsipirasinya untuk pelan-pelan mencintai dunia politik.

“Presiden SBY adalah guru politik saya. Saya terjun ke dunia politik karena pengalaman saya mendampingi beliau sebagai salah satu Advokat Pemerintah Indonesia pada saat beliau memimpin negara ini,” kisah Hinca.

“Saya belajar banyak dari SBY,” kata Hinca, “Bagaimana Politik dapat memperjuangkan kehidupan banyak orang agar menjadi lebih baik.”

Baca: Ferdinand Hutahaean

Saat menjadi anggota DPR, dia bercerita, orang pertama yang ia hubungi adalah almarhumah ibunya.

Nurianna Orem Siagian meninggal dunia pada 14 Februari 2020 lalu. Almarhumah ibunda Hinca berpulang menghadap Sang Pencipta pada usia 83 tahun dan meninggalkan delapan putra-putri serta sejumlah cucu.

Sementara Hinca mulai menjabat sebagai anggota DPR RI pada 14 Februari 2018—Pengganti Antar Waktu (PAW) hingga 1 Oktober 2019.

“Yang saya hubungi pertama kali adalah almarhumah ibu saya. Karena apa yang telah saya dapatkan saat itu adalah utang saya kepada beliau agar putranya yang merantau ini dapat bermanfaat bagi orang banyak dan memiliki tanggung jawab yang besar pula,” kenang Hinca.

  • Menjadi Anggota DPR


Hinca menegaskan komitmennya selama menjadi anggota DPR RI untuk memperjuangkan kebudayaan, keadilan, dan masa depan cerah bagi seluruh anak bangsa.

Hinca menegaskan, dirinya selalu mengupayakan agar pelestarian Budaya Bangsa Indonesia dari seluruh daerah agar menjadi lestari serta tidak ditinggalkan.

Ia juga akan terus menyerukan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali khusunya orang-orang yang tidak memiliki daya dan upaya sehingga seringkali hak dan keadilannya terancam.

Terakhir, Hinca memimpikan agar Indonesia terbebas dari bahaya laten narkoba yang mengancam generasi masa depan bangsa.

Baca: Poengky Indarti

  • Pesan untuk Kaum Muda


Hinca mempunyai pesan khusus bagi anak muda bangsa agar jangan pernah takut untuk terjun ke dunia politik.

Dia menegasksan, “Berpolitik untuk memperjuangkan kebaikan, karena jika yang baik diam tentu yang jahat akan menang.”

“Satu lagi, berpolitiklah dengan kening tak berkerut, karena sejatinya politik itu asyik dan menjanjikan,” tandasnya.

  • Riwayat Pendidikan


SD , SD Negeri Aek Songsongan Bandar Pulau Asahan. Tahun: 1971 - 1974

SD , SD Negeri Gambir Baru Kisaran Asahan . Tahun: 1974 - 1977

SMP , SMP Negeri I Kisaran Asahan . Tahun: 1977 - 1980

SMA , SMA Negeri I Kisaran Asahan . Tahun: 1980 - 1983

S1 Ilmu Hukum , Universitas HKBP Nommensen . Tahun: 1983 - 1987

S2 Ilmu Hukum Tata Negara , Universitas Padjajaran . Tahun: 1990 - 1992

S3 Ilmu Hukum Tata Negara , Universitas Pelita Harapan . Tahun: 2009 - 2011

Baca: Susilo Bambang Yudhoyono

  • Pengalaman Organisasi


A. PSSI

· Tahun 2005 sampai dengan 2007 dipercaya dan ditugasi oleh PSSI menjadi anggota Komite Fair Play PSSI.

· Tahun 2006 dipercaya dan ditugasi PSSI sebagai anggota Tim Penilai Fair Play Award untuk Kompetisi Divisi Utama PSSI dan Kompetisi Divisi I PSSI.

· Tahun 2007 sampai sekarang dipercaya dan ditugasi PSSI menjadi Ketua Komisi Disiplin PSSI.

· Tahun 2008 sampai dengan tahun 2009 dipercaya dan ditugasi PSSI sebagai tim penyusun Statuta PSSI 2009.

· Tahun 2013 sampai sekarang ditugasi PSSI sebagai Ketua INDONESIA MILLENIUM FOOTBALL DEVELOPMENT.

· Tahun 2014 sampai sekarang ditugasi PSSI sebagai Chairman of Department of Integrity PSSI.

· Tahun 2015 sampai 2016 (Agustus) sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

· Agustus 2016 sampai dengan Oktober 2016 sebagai Ketua Umum PSSI.

B. Partai Demokrat

· Tahun 2010-2015 menjadi Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat

· Tahun 2015-2020 menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat

· Tahun 2015-2020 menjadi Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat

· Tahun 2020-2025 menjadi Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat

· Tahun 2020-2025 menjadi Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat.

(Andri Malau/Tribunnews.com)



Nama Hinca Panjaitan
Tempat/ Tanggal Lahir Asahan, Sumatera Utara/ 25 September 1964
Jabatan Politikus Partai Demokrat
Anggota DPR RI
Pendidikan Terakhir Doktor Ilmu Hukum (DR) bidang Hukum Tata Negara


Sumber :


1. Wawancara langsung Tribunnews.com


Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved