Viral Pendaki Capai Puncak Gunung Merapi, Kepala TNGM: Dia Terkenal, Sudah Menguasai Medan

Pendaki bernama Bakat Setiawan berhasil capai puncak, Kepala TNGM sebut ia mendaki lewat jalur khusus dan sudah terkenal menguasai medan pendakian.


zoom-inlihat foto
merapi-meletus-pagi-ini-gunung-api-erupsi.jpg
BPPTKG
Erupsi di Gunung Merapi pada Jumat 10 April 2020 pukul 09.10 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dgn amplitudo 75 mm dan durasi 103 detik.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video keadaan kawah di puncak Gunung Merapi Yogyakarta viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh seorang pendaki melalui akun Instagramnya, @laharbara, pada Jumat (27/11/2020).

Tak lama, video itu pun viral hingga keesokan harinya, pada Sabtu (28/11/2020).

Dari video yang beredar, penggunggah bernama Bakat Setiawan tersebut terlihat sudah mencapai puncak.

Ia kemudian mengabadikan keadaan kawah Gunung Merapi menggunakan hp miliknya.

Viralnya video milik @laharbara itu membuat sejumlah pihak memberikan klarifikasi.

Salah satunya yakni Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Pujiati.

Ia mengatakan, semua jalur pendakian menuju Gunung Merapi sudah ditutup sesuai dengan rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Baca: Viral Video Pendaki Capai Puncak Gunung Merapi, Sebut Sengaja Naik Agar Masyarakat Lain Waspada

Baca: Viral Pendaki Nekat Capai Puncak Gunung Merapi, BPPTKG: Misi Naik ke Puncak itu Sangat Berbahaya

Namun, setelah melihat video viral tersebut, ia mengaku tau tentang pendaki bernama Bakat Setiawan itu.

Menurutnya, Bakat memang sudah terkenal sebagai pendaki yang andal.

Bahkan Bakat pernah membantu pendaki lain yang terjatuh di puncak Garuda.

"Memang kami tidak bisa mengawasi jalur itu. Jadi, lahar (Bakat Setiawan) ini memang sudah terkenal. Dia termasuk yang menyelamatkan korban jatuh dari puncak Garuda itu," ucap Pujiati.

Meskipun Pujiati mengaku kaget dengan beredarnya video kondisi kawah puncak Gunung Merapi yang diunggah oleh Bakat di akun Instagram.

Sebab, kondisi Gunung Merapi saat ini statusnya Siaga (level III) sehingga sangat berbahaya jika sampai naik ke puncak.

"Kami pun kemarin juga kaget dengan video itu. Yang jelas kalau dia melewati pintu kami, kami pasti melarang. Dia pasti melewati jalur-jalur yang tidak biasanya. Dia sudah menguasai medan," terang dia.

Pihaknya melarang adanya aktivitas di dalam radius 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Baik penambangan, wisata maupun pendakian. Hal tersebut adalah untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan mengingat kondisi Gunung Merapi sekarang bertatus Siaga (level III).

Mulanya, Bakat Setiawan mengunggah video di puncak Gunung Merapi di akun Instagramnya karena mempunyai misi.

Tangapan layar video keadaan Gunung Merapi yang meletus pada Selasa (3/3/2020).
Tangapan layar video keadaan Gunung Merapi yang meletus pada Selasa (3/3/2020). (Twitter/@kominfodiy)

Ia mengaku sengaja mengambil video kondisi kawah Gunung Merapi dengan tujuan untuk memberikan gambaran visual kepada masyarakat lereng Merapi.

"Sengaja, Mas. Untuk memberikan gambaran visual kepada masyarakat lereng Merapi. Bahwa bahaya Merapi itu nyata adanya, agar mereka selalu siap dan waspada," kata Bakat.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved