DOKUMEN BOCOR, Terungkap Mossad Dalang Pembunuhan Kepala Nuklir Iran: Diberondong 12 Pembunuh

Fakhrizadeh yang dijuluki Bapak Program Bom Iran, ditembak mati di dalam mobilnya oleh 12 pembunuh yang sangat terlatih, termasuk 2 sniper.


zoom-inlihat foto
pembunuhan-iran-ok-006.jpg
KEMENTERIAN PERTAHANAN IRAN / AFP
Foto yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan Iran pada Senin 30 November 2020 menunjukkan anggota pasukan Iran membawa peti mati ilmuwan nuklir terkemuka Mohsen Fakhrizadeh selama upacara pemakamannya di ibu kota Iran, Teheran. Dengan pemakaman yang layak untuk "martir" terbesar Republik Islam, Teheran memberikan penghormatan terakhir kepada seorang ilmuwan yang tewas dalam pembunuhan yang disalahkan atas Israel, dan berjanji untuk melanjutkan pekerjaannya. Dalam sebuah dokumen yang bocor, klaim seorang jurnalis Iran, terungkap detail rinci dan rumit pembunuhan ilmuwan nuklir ini, dengan melibatkan 62 orang, 12 di antaranya adalah pembunuh yang memberondongkan peluruh ke mobil Fakhrizadeh, dan 2 sniper.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah dokumen dengan detail yang luar dari plot rumit untuk membunuh ilmuwan nuklir top Iran, Mohsen Fakhrizadeh (59), bocor.

Dokumen itu, belum diketahui apakah valid atau tidak, mengurai detail lengkap dan terperinci tentang rencana pembunuhan ahli nuklir terkemuka Iran tersebut, yang disebut dilakukan oleh Dinas Rahasia Israel, Mossad, Daily Mail melaporkan, Senin (30/11/2020).

Fakhrizadeh yang dijuluki Bapak Program Bom Iran, ditembak mati di dalam mobilnya oleh 12 pembunuh yang sangat terlatih menyusul ledakan di Kota Absard, 80 km sebelah timur Teheran.

Bom ini diduga masih rangkaian dari plot pembunuhan Fakhrizadeh.

Para pembunuh, termasuk sepasang penembak jitu, merupakan bagian dari kelompok komplotan 62 orang.

50 orang sisanya bertanggung jawab atas dukungan logistik.

Detail luar biasa tentang momen terakhir Fakhrizadeh telah diungkap oleh jurnalis Iran Mohamad Ahwaze yang mengklaim telah menerima informasi yang bocor dari otoritas negara.

Kematian Fakhrizadeh membuat ketegangan di kawasan itu meroket karena Iran berulang kali menyalahkan badan intelijen nasional Israel, Mossad, atas pembunuhan itu.

Baca: Ilmuwan Nuklir Andalannya Dibunuh, Iran Bertekad Balas Dendam, Menlu Tuding Israel Turut Berperan

Gambar yang disediakan oleh situs web resmi Pemimpin Tertinggi Iran pada 27 November 2020, menunjukkan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh (kanan) selama pertemuan dengan pemimpin tertinggi Iran (tak terlihat) di Teheran, pada 23 Januari 2019. Iran mengatakan Mohsen Fakhrizadeh , salah satu ilmuwan nuklir paling terkemuka, tewas dalam serangan terhadap mobilnya di luar Teheran yang dituduh musuh bebuyutan Israel berada di belakang.
Gambar yang disediakan oleh situs web resmi Pemimpin Tertinggi Iran pada 27 November 2020, menunjukkan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh (kanan) selama pertemuan dengan pemimpin tertinggi Iran (tak terlihat) di Teheran, pada 23 Januari 2019. Iran mengatakan Mohsen Fakhrizadeh , salah satu ilmuwan nuklir paling terkemuka, tewas dalam serangan terhadap mobilnya di luar Teheran yang dituduh musuh bebuyutan Israel berada di belakang. (KHAMENEI.IR / AFP)

Sejumlah tokoh terkemuka Iran bersumpah akan membalas dendam terhadap serangan itu.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang memiliki keputusan akhir tentang semua masalah negara,  kemarin mengatakan prioritas pertama Iran setelah pembunuhan itu adalah hukuman definitif bagi para pelaku dan mereka yang memerintahkannya.

Baca: Iran Bersumpah Akan Membalas Setelah Ilmuwan Nuklir Top Iran Ditembak Mati

Namun, Khamenei tidak menjelaskan lebih lanjut.

Dan, dalam intervensi yang berisiko memperburuk konflik, mantan kepala Badan Intelijen Pusat AS menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan kriminal' dan mencapnya sangat sembrono.

pembunuhan iran Ok 001
Detail luar biasa dari plot rumit untuk membunuh ilmuwan nuklir Iran yang terkemuka, Fakhrizadeh telah bocor. Iran mengklaim Israel berada di balik serangan itu.

John Brennan - yang merupakan direktur CIA dari 2013 hingga 2017 di bawah Presiden Barack Obama - mengatakan dia tidak tahu siapa yang harus disalahkan atas pembunuhan Fakhrizadeh tetapi mengatakan itu berisiko pembalasan mematikan dan babak baru konflik regional.

Seorang pejabat Amerika dan dua pejabat intelijen lainnya juga mengatakan kepada New York Times bahwa Israel berada di balik serangan itu.

Baca: Sudah Kalah dalam Pilpres AS, Donald Trump Masih Sempat-sempatnya Ingin Luncurkan Rudal ke Iran

Ahwaze mengatakan serangan itu direncanakan di sebuah bundaran di Absard, di kaki bulevar dengan deretan pepohonan yang memasuki kota.

Tim telah mengawasi Fakhrizadeh, dan tahu bahwa dia akan mengemudi dari Teheran ke Absard pada hari Jumat.

Tempat peristirahatan gunung yang dihuni 10.000 orang adalah tempat banyak orang Teheran yang kaya memiliki rumah kedua, dan Fakhrizadeh memiliki sebuah vila di sana.

pembunuhan iran Ok 002
Para pelayat terlihat selama prosesi pemakaman ilmuwan nuklir top Iran yang terbunuh, Mohsen Fakhrizadeh di Kuil Imam Reza.

Ke-12 pembunuh, digambarkan sangat terlatih dan dibantu oleh 'dinas keamanan dan intelijen di luar negeri, dikerahkan ke Absard sementara 50 orang lainnya dalam kelompok kuat yang terdiri atas 62 orang membantu dengan dukungan logistik.

Dia tidak merinci apakah mereka berada di Iran, atau di luar negeri.

Foto yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan Iran pada tanggal 29 November 2020 menunjukkan para pelayan dari tempat suci Imam Reza berdoa di sekitar peti mati ilmuwan nuklir terkemuka Iran yang terbunuh, Mohsen Fakhrizadeh selama prosesi pemakamannya di kota timur laut Mashhad. Jenazah ilmuwan nuklir terkemuka Iran yang terbunuh telah dibawa ke tempat suci pertama dari beberapa tempat suci Muslim Syiah sebelum pemakamannya pada 30 November, media pemerintah melaporkan. Pembunuhan Fakhrizadeh - yang disebut Israel sebagai
Foto yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan Iran pada tanggal 29 November 2020 menunjukkan para pelayan dari tempat suci Imam Reza berdoa di sekitar peti mati ilmuwan nuklir terkemuka Iran yang terbunuh, Mohsen Fakhrizadeh selama prosesi pemakamannya di kota timur laut Mashhad. Jenazah ilmuwan nuklir terkemuka Iran yang terbunuh telah dibawa ke tempat suci pertama dari beberapa tempat suci Muslim Syiah sebelum pemakamannya pada 30 November, media pemerintah melaporkan. Pembunuhan Fakhrizadeh - yang disebut Israel sebagai "bapak" program nuklir Iran - sekali lagi meningkatkan ketegangan antara republik Islam itu dan musuh-musuhnya. (KEMENTERIAN PERTAHANAN IRAN / AFP)

Sebuah Hyundai Santa Fe dengan empat penumpang, empat sepeda motor, dan dua penembak jitu sedang menunggu Fakhrizadeh di lokasi penyergapan, bersama dengan pickup Nissan yang dipasangi jebakan.





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved