Yang luar biasa adalah respon positif yang cepat kepolisian Inggris setelah usulan Rahouf dan Uzma itu disampaikan.
"Kami telah diundang untuk melakukan percakapan secara nasional untuk melihat apakah ini dapat dimasukkan sebagai jilbab standar dengan pasukan polisi di seluruh Inggris," kata Rahouf.
Polwan Uzma sendiri yakin dan optimistis jilbab baru ini memiliki potensi disukai calon polwan Muslim.
"Seorang teman saya sedang dalam proses untuk bergabung dengan kepolisian dan ketika saya memberi tahu dia dan dia telah melihat jilbab dan dia mencobanya, dia berkata' Anda tahu apa, saya sangat senang dengan ini'," kata Uzma.
"Jadi bagi saya, itu adalah momen yang paling saya banggakan bahwa saya telah membuat seorang wanita Muslim senang bergabung dengan kepolisian," katanya.
"Dia tidak harus menghadapi rintangan dan rintangan yang harus saya hadapi."
Polisi North Yorkshire memuji kedua petugas tersebut, dengan mengatakan mereka telah bekerja sangat keras untuk membuat perubahan penting ini terjadi.
Seorang juru bicara berkata: "Sangat penting bagi Polisi North Yorkshire untuk memastikan bahwa seragam untuk setiap petugas polisi sesuai dengan tujuan."
"Inklusi dan keragaman adalah agenda utama dalam pelayanan polisi. Kami harus lebih mewakili komunitas yang kami layani, agar kami menjadi tenaga kerja yang inklusif dan memberikan layanan yang lebih baik kepada semua komunitas kami."
Di Inggris, Islam menjadi agama non-Kristen terbanyak yang dianut warganya.
Dikutip Wikipedia, umumnya, warga Muslim Inggris adalah imigran dari Asia Selatan seperti Bangladesh, Pakistan, dan India atau keturunan imigran dari wilayah itu.
Banyak juga yang berasal dari wilayah yang didominasi oleh umat Muslim seperti Timur Tengah, Afghanistan, Malaysia, dan Somalia.
Jumlah muslim di Inggris 2019 mencapai 3 juta jiwa yang merupakan terbanyak dalam sejarah.
Dikutip dari The Sun, beberapa wilayah di London hampir 50 persen penduduknya beragama Islam.
Angka ini merupakan analisa Office for National Statistics (ONS).
Muslim Inggris juga memainkan peran yang semakin penting dalam kehidupan politik di Inggris.
Saat ini terdapat tiga belas anggota parlemen yang beragama Islam dan dua belas Bangsawan Muslim (secara historis terdapat empat belas, dimulai dengan Lord Stanley, seorang bangsawan yang hidup pada abad ke-19).
Sayeeda Warsi yang merupakan Muslim pertama yang duduk di kabinet Inggris.
Sayeeda diangkat oleh David Cameron pada 2010 sebagai menteri.
Pada tahun 2016, Sadiq Khan terpilih menjadi Wali kota London, dan menjadikannya wali kota Muslim pertama dari ibu kota besar di dunia Barat.
Dari total penduduk Inggris, 56 juta jiwa, sebanyak 5 persen adalah warga beragama Islam.
(tribunnewswiki.com/hr)