Hari Ini dalam Sejarah 27 November: Berners Street Hoax Disebarkan di London Demi Sebuah Taruhan

Berners Street Hoax adalah salah satu Hoax paling terkenal di Inggris pada abad ke-19.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-berners-street-hoax.jpg
Wikimedia Commons
Ilustrasi Berners Street Hoax

Berners Street Hoax adalah salah satu Hoax paling terkenal di Inggris pada abad ke-19.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang penulis dan komposer Inggris bernama Theodore Hook pada 27 November 1810, tepat 210 tahun silam, menyebarkan hoaks yang dikenal sebagai Berners Street Hoax.

Dia menargetkan Berners Street Hoax di sebuah rumah di Jalan Berners Nomor 54 yang berada di Kota London.

Pada hari itu rumah tersebut tiba-tiba didatangi banyak orang yang membawakan pesanan, bantuan, dan juga para pengunjung

Hook menyebarkan hoaks ini karena bertaruh dengan temannya bahwa dia bisa membuat sebuah alamat rumah di London menjadi alamat yang paling diperbincangkan dalam seminggu.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Lewis Carroll Mengirim Manuskrip Alice in Wonderland sebagai Kado Natal

Karikatur Berners Street Hoax
Karikatur Berners Street Hoax (Wikimedia Commons)

Theodore Hook adalah seorang penulis dan komposer Inggris abad ke-19.

Hook lahir pada 22 September 1788 di Charlotte Street, Bedford Square, London. Ayahnya bernama James Hook, seorang komposer.

Hook menghabiskan setahun di Harrow School dan melanjutkan pendidikan di University of Oxford.

Bakat seni ayahnya menurun pada Hook. Ketika berumur 16 tahun, sebuah opera komik berjudul The Soldier’s Return miliknya menuai kesuksesan

Dia kemudian terkenal sebagai seorang playboy dan pembuat hoaks.

Setelah meninggalkan Oxford, dia menulis sandiwara jenaka dan melodrama.

Namun, dia kemudian mempunyai banyak utang.

Pada tahun 1813 dia dikirim bekerja sebagai akuntan di Mauritius.

Theodore Hook, pembuat Berners Street Hoax
Theodore Hook, pembuat Berners Street Hoax (Wikimedia Commons)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Film Casablanca Diputar Perdana, Salah Satu Film Terbaik sepanjang Masa

Empat tahun kemudian ada kasus pencurian uang sebanyak 12.000 pound dan Hook dituduh bersalah karena lalai.

Dia kemudian ditarik kembali dan dipenjara.[2]

Dongengnya yang berjudul Sayings dan Doings yang terbit tahun 1824 menuai kesuksesan.

Karyanya yang ditulisnya antara 1824-1841 antara lain Maxwell (1830), Love and Pride (1833), Gilbert Gurney), Gurney Married (1838), Jack Brag (1837), dan Births, Marriages dan Deaths (1839).

Hook meninggal pada 24 Agustus 1941.[3]

Pada tahun 1810 Hook bertaruh dengan temannya bernama Samuel Beazley, seorang arsitek dan penulis.

Hook mengatakan bahwa dia bisa membuat sebuah alamat rumah di manapun yang berada di London menjadi alamat yang paling diperbincangkan selama seminggu.

Jika berhasil, Hook akan mendapat satu guinea (koin Inggris).

Mereka kemudian memilih rumah milik seorang janda kaya bernama Nyonya Tottenham yang beralamat di 54 Berners Street.

Pada 27 November, Hook dan Beazley menyewa sebuah kamar di seberang rumah Nyonya Tottenham.

Hook menulis dan mengirim banyak surat yang isinya meminta pengiriman, bantuan, dan kunjungan.

Surat itu dibuat seakan-akan berasal dari Nyonya Tottenham.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 25 November 1500 : Christopher Columbus Ditangkap karena Dituduh Menyeleweng

Pertama, ada seorang tukang sapu datang ke rumah Nyonya Tottenham dan mengklaim dirinya menerima surat yang meminta pelayanannya.

Namun, Nyonya Tottenham mengaku tidak menulis surat tersebut. Ada 12 tukang sapu lagi yang datang, tetapi mereka semua akhirnya kembali.

Kemudian datang pengantar batu bara dan pembuat kue yang membawakan barang dagangannya. Total kue yang dibawa mencapai 2.500 buah.

Namun, Nyonya Tottenham juga mengaku tidak meminta pesanan tersebut.

Berikutnya datang dokter gigi, pedagang sayuran, pendeta, dokter, tukang kebun, pembuat wig, pembuat kereta, ahli kacamata, pembuat bir, pembuat sepatu dan lainnya di depan rumah Nyonya Tottenham.

Selain itu, ada lebih dari satu lusin piano dikirimkan ke depan rumahnya.

Bahkan, Gubernur Bank England, Adipati New York, Uskup Besar Canterbury, Wali Kota London, Ketua Mahkamah Agung, beberapa menteri, dan Kepala East India Company juga datang ke rumah Nyonya Tottenham.

Karena kedatangan orang-orang ini, terjadi kemacetan di jalan yang berada di depan rumah Nyonya Tottenham. Kerumunan baru selesai pada malam hari.[4]

Hoaks tersebut menjadi berita besar di koran dan banyak orang di London membicarakannya sampai beberapa bulan setelahnya.

Hook memenangkan taruhan dan mendapat sebuah guinea.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 25 November: Siklon Coringa Menerjang India, Tewaskan 300.000 Penduduk

Identitas pembuat hoaks belum diketahui, tetapi Hook dicurigai sebagai pelakunya pada tahun 1812.

Hook baru mengakuinya berdekade-dekade kemudian, tetapi dia tidak mendapat denda kriminal. Hoax tersebut justru malah menaikkan reputasinya.[5]

(Tribunnewswiki.com/Tyo)



Peristiwa Berners Street Hoax disebabkan
Tanggal 27 November 1810
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved