Hari Ini dalam Sejarah 25 November 1500 : Christopher Columbus Ditangkap karena Dituduh Menyeleweng

Columbus dibawa kembali ke Spanyol dalam keadaan dirantai untuk diadili


zoom-inlihat foto
columbus-mendarat-di-kepulauan-bahama.jpg
Wikimedia Commons/Architect of the Capitol
Columbus mendarat di Kepulauan Bahama tanggal 12 Oktober 1492

Columbus dibawa kembali ke Spanyol dalam keadaan dirantai untuk diadili




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penjelajah kelahiran Italia, Christopher Columbus, ditangkap oleh Gubernur Santo Domingo, Francisco De Bobadilla, tanggal 25 November 1500 karena dituduh menyeleweng.

Christopher Columbus, yang termasyhur karena "menemukan" Dunia Baru atau Benua Amerika, dibawa kembali ke Spanyol dalam keadaan dirantai.[1]

Di Spanyol, Christopher Columbus menjalani persidangan. Namun, dia mendapat kembali kebebasannya dan kemudian menjalankan ekpedisinya yang terakhit.

Meski demikian, Christopher Columbus kehilangan jabatannya sebagai gubernur, kewibawaannya, dan kekayaannya. Dia meninggal di Valladoid tahun 1506.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 25 November: Siklon Coringa Menerjang India, Tewaskan 300.000 Penduduk

Christopher Columbus
Christopher Columbus (Wikimedia Commons/Metropolitan Museum of Art)

  • Menjelajahi Amerika


Christopher Columbus lahir tahun 1451 di Genoa, Italia, dan melakukan pelayaran perdana di Atlantik tahun 1476.

Pada tahun 1486 Columbus mencari dukungan dari Raja Ferdinand dan Ratu Isabella dalam melakukan ekspedisi menyeberangi Atlantik.

Armadanya sampai di Amerika pada bulan Oktober 1492 dan kembali ke Spanyol tahun berikutnya.

Ada beberapa kru kapal yang memutuskan bertahan di Hispaniola dan membangun permukiman di sana, dibantu para pribumi.

Columbus menjadi masyhur dan mengusulkan adanya ekspedisi kedua, yang dimulai pada bulan September 1493.

Dia berencana menjelajahi lebih banyak pulau di Laut Karibia.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah : Origin of Species Karya Charles Darwin Diterbitkan, Picu Kontroversi

  • Dituduh menyeleweng


Ketika sampai di permukiman Hispaniola, Columbus mendapati permukiman itu telah hancur dan para pelaut dibantai.

Meski ditentang penguasa setempat, Columbus mengerahkan penduduk pribumi sebagai tenaga kerja paksa.

Mereka disuruh membangun kembali permukiman dan mencari emas, yang dipercaya Columbus akan mendatangkan keuntungan.

Namun, usahanya hanya menghasilkan sejumlah kecil emas dan muncul banyak ketidakpuasan di antara para pribumi.

Columbus menyuruh kedua adiknya mengurus permukiman Hispaniola, sedangkan dia di kembali menjelajahi Karibia.

Namun, kondisi di Hispaniola semakin memburuk dan bahkan hampir terjadi pemberontakan di sana.

Para pemukim menyatakan mereka telah ditipu oleh klaim kekayaan Columbus dan mengeluh tentang manajemen yang buruk dari saudaranya.

Penguasa Spanyol mengirim utusan kerajaan untuk menangkap Columbus dan melucuti kekuasaannya.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 23 November 1992: IBM Simon, Smartphone Pertama di Dunia, Diperlihatkan

  • Diadili


Pada 21 Mei 1499 Francisco De Bobadilla ditunjuk sebagai Gubernur Hindia untuk menggantikan Columbus

Dia sampai di Amerika tanggal 23 Agustus 1500 dan menangkap Columbus dan saudaranya tanggal 25 November 1500.

Columbus dibawa kembali ke Spanyol dalam keadaan dirantai untuk diadili di sana.

Namun, Columbus kembali mendapatkan kebebasannya dan kemudian berencana melakukan ekspedisinya yang keempat di Dunia Baru.[5]

Meski demikian, dia kehilangan jabatannya sebagai gubernur dan kekayaannya.

Ekspedisinya yang keempat dapat dikatakan gagal dan dia kembali ke Spanyol pada bulan November 1504.

Columbus berusaha memulihkan jabatannya, dan mendapatkan kembali sebagian kekayaannya tahun 1505

Dia meninggal di Valladoid tanggal 20 Mei 1506.[6]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Jacques Mayol Jadi Manusia Pertama yang Menyelam pada Kedalaman 100 Meter

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Christopher Columbus ditangkap
Tanggal 25 November 1500
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved