Bupati Situbondo Dadang Wigiarto Sempat Terima Penghargaan sebelum Meninggal Dunia

Sebelum terpapar Covid-19 hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Dadang Wigiarto sempat mendapat penghargaan dari Khofifah pada 16 November 2020


zoom-inlihat foto
bupati-situbondo.jpg
Foto Dokumen Pribadi
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan saat konferensi pers penanganan COVID-19 pada Maret lalu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (26/11/2020) karena terpapar Covid-19.

Dadang sebelumnya sempat dirawat selama tiga hari di RSD dr Abdoer Rahem Situbondo.

Sebelumnya ia pernah mengaku tak enak badan saat menghadiri acara HUT Korpri di Panarukan, pada Sabtu (21/11/2020).

Dalam kegiatan tersebut, bupati bahkan hanya memberikan sambutan singkat karena merasa tubuhnya kurang sehat.

Karena merasa tak enak badan, pada Senin (23/11/2020), istri Bupati Dadang menelepon Sekretaris Daerah Situbondo untuk mengurus semua kegiatan bupati.

Sebab saat itu bupati butuh istirahat yang cukup.

"Beliau memberikan sambutan sebentar karena merasa tidak enak badan," ujar Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo Syaifullah saat dihubungi, Kamis.

Selain dua kegiatan itu, masih ada aktivitas bupati yang merupakan acara di luar tugas kedinasan.

Baca: Sempat Dirawat 3 Hari, Berikut Deretan Fakta Meninggalnya Bupati Situbondo karena Covid-19

Baca: Jika KBM Tatap Muka Berlangsung, Koordinator P2G: Jangan Kriminalisasi Guru jika Murid Kena Covid-19

Syaifullah mengatakan, pada Senin (23/11/2020), dia tak bertemu dengan Bupati Dadang yang sedang istirahat di rumahnya.

“Kemudian ibu (istri bupati) telepon, 'Pak Sekda tolong acara besok di-handle semua, biar bapak istirahat'," jelas dia.

Keesokan harinya atau Selasa, Syaifullah mendapat kabar Dadang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Dadang dirawat di RSD Abdoer Rahem Situbondo.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan saat konferensi pers penanganan COVID-19 pada Maret lalu.
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan saat konferensi pers penanganan COVID-19 pada Maret lalu. (Foto Dokumen Pribadi)

Bahkan sebelum dinyatakan terpapar Covid-19, Dadang menjalani rutinitas yang padat selama beberapa pekan terakhir.

Sejumlah kegiatan bupati yang terpantau dinas kesehatan di antaranya menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Malang pada 16 November 2020.

Setelah mendapat perawatan selama tiga hari, Bupati Dadang dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (26/11/2020).

Syaifullah mengenang Bupati Dadang sebagai sosok pemimpin yang lembut, praktis, sabar, dan demokratis.

Dadang, kata dia, tak pernah mengambil keputusan dengan menggunakan kekuatan dan kekuasannya.

Baca: Petugas Pemakaman Kabur karena Penolakan Warga, Jenazah Covid-19 Dimakamkan Kapolsek

Baca: Terdampak Covid-19, Snowdrop Drama Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In Dihentikan Sementara

"Kalau menegur bawahan, marah gitu, dia tanya, 'aku barusan ngomongnya kasar apa tidak?” ujar Syaifullah.

Dadang juga dikenal tak segan meminta maaf kepada bawahannya.

Sedangkan di mata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dadang dikenal sebagai sosok pekerja keras, berintegritas serta bertanggung jawab.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved