Deretan Kebijakan Kontroversial Menteri KP Edhy Prabowo, Salah Satunya Ekspor Benih Lobster

Sejumlah kebijakannya mengubah beberapa kebijakan pendahulunya, yakni Menteri KP Susi Pudjiastuti yang menjabat pada periode 2014-2019


zoom-inlihat foto
menteri-kelautan-dan-perikanan-2019-2024-edhy-prabowo.jpg
Dok. KKP
Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo. Edhy membuat sejumlah kebijakan kontroversial selama menjadi Menteri KP.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo pada Rabu (25/11/2020).

Selama menjabat sebagai menteri, Edhy yang berasal dari Partai Gerindra membuat sejumlah kebijakan yang dinilai kontroversial.

Sejumlah kebijakannya mengubah beberapa kebijakan pendahulunya, yakni Menteri KP Susi Pudjiastuti yang menjabat pada periode 2014-2019.

Dilansir dari Kompas, berikut ini sejumlah kebijakan dari Menteri KP Edhy Prabowo yang dinilai kontroversial.

1. Ekspor benih lobster dibuka

Edhy Prabowo merevisi Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia yang terbit pada era Susi Pudjiastuti.

Baca: Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Nama Susi Pudjiastuti Menjadi Trending di Twitter, Ada Apa?

Menurut mantan anggota Komisi IV DPR ini, larangan lobster banyak merugikan nelayan.

Edhy mengaku punya cukup alasan merevisi Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016.

Menteri KP Edhy Prabowo
Menteri KP Edhy Prabowo (Dok KKP)

"Kita libatkan masyarakat untuk bisa budidaya (lobster). Muaranya menyejahterakan," kata Menteri Edhy Prabowo dalam keterangan tertulisnya.

Dikatakannya, angka penyelundupan benih lobster sangatlah tinggi.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved