Serangan Roket dari Jalur Gaza Palestina Jatuh di Wilayah Israel, Diduga dari Kelompok Hamas

Militer Israel mengatakan telah melucurkan awak pesawat untuk merespons serangan yang diarahkan ke Hamas, kelompok militan yang menguasai jalur Gaza.


zoom-inlihat foto
serangan-roket-di-jalur-gaza-345646.jpg
SAID KHATIB / AFP
FOTO: Kobaran api terlihat menyusul serangan udara tentara Israel di kota Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan, pada awal 22 November 2020, merespons serangan roket yang ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza pada Sabtu 21 November malam, lapor militer Israel.


Namun, belum ditentukan tanggal spesifik atas rencana tersebut.

"Para pemimpin sepakat menormalisasi hubungan Sudan dan Israel untuk mengakhiri perang di negara mereka," tulis pernyataan itu, dilansir BBC, Sabtu (24/10/2020).

Baca: Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto Berhentikan Dirjen P2P Achmad Yurianto, Ini Alasannya

Baca: Cara Memperpanjang Masa Aktif Kartu Telkomsel Tanpa Harus Membeli Pulsa, Simak Langkah-langkahnya

PM Israel Benjamin Netanyahu menyebut kesepakatan ini sebagai langkah yang bagus untuk perdamaian.

"Ini adalah awal dari era baru," kata Netanyahu.

Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok berterima kasih kepada Trump karena telah mengeluarkan negaranya dari daftar terorisme AS.

Ia mengatakan pemerintah Sudan sedang bekerja "menuju hubungan internasional yang paling baik dalam melayani warganya".

Diwartakan stasiun televisi lokal, pemerintah Sudan mengatakan 'kondisi agresi' akan berakhir.

Baca: Viral Video Puting Beliung di Bekasi, Warga Sekitar Panik saat Bangunan dan Motor Tersapu Angin

FOTO: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv pada 27 Juli 2020 setelah naiknya tensi dengan kelompok militan Lebanon, Hezbollah di perbatasan Israel-Lebanon.
FOTO: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv pada 27 Juli 2020 setelah naiknya tensi dengan kelompok militan Lebanon, Hezbollah di perbatasan Israel-Lebanon. (Tal SHAHAR / POOL / AFP)

Baca: Dituduh Bekerja untuk Israel, Vlogger Terkenal Dunia Nas Daily Sebut Al Jazeera Kampanye Kotor

Kesepakatan kedua negara ini menandai semakin banyaknya negara-negara Arab yang meresmikan hubungan dengan Israel.

Yordania berdamai dengan Israel pada 1994, Mesir pada 1979. Kemudian, Mauritania pada 2009, tapi putus lagi 10 tahun kemudian.

Banyaknya kesepakatan yang dibangun Israel dengan negara-negara Arab ini menuai kecaman dari orang-orang Palestina, yang melihat hal tersebut sebagai pengkhianatan perjuangan mereka.

Berdasarkan catatan sejarah, negara-negara Arab pernah melakukan pembicaraan damai dengan Israel dengan kesepakatan agar Israel menarik diri dari wilayah yang didudukinya sejak 1967.

Dalam kesepakatan juga disebutkan akan ada pembentukan negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved