Cara Mudah Memblokir STNK secara Online agar Tidak Kena Pajak Progresif

Pemblokiran STNK secara online lebih praktis dan cepat karena tidak perlu datang ke Samsat.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-stnk-6.jpg
Gridoto.com
Ilustrasi STNK. Warga Jakarta kini dapat memblokir STNK secara online atau tanpa harus pergi ke Samsat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Surat tanda nomor kendaraan (STNK) harus segera diblokir apabila kendaraan sudah berpindah kepemilikannya atau dijual.

Pemblokiran harus ini dilakukan paling lambat 30 hari setelah kendaraan dijual agar terhindar dari pajak progresif saat membeli kendaraan baru.

Aturan mengenai hal itu ada dalam Pasal 19 Peraturan Gubernur Nomor 185 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor.

Saat ini masyarakat, khususnya di Jakarta, bisa memblokir STNK tanpa harus pergi ke Kantor Samsat karena bisa dilakukan secara online. 

Cara ini lebih praktis, cepat, dan sangat berguna pada masa pandemi.

Baca: Awas Kena Tipu Penjual, Ini Cara Bedakan BPKB dan STNK Asli atau Palsu

Ilustrasi BPKB dan STNK
Ilustrasi BPKB dan STNK (Tribunjualbeli.com)

Kepala Unit Pelayanan Pemungutan (UPP) Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Jakarta Selatan, Wahyu Dianari, menganjurkan masyarakat memanfaatkan layanan daring ini. 

"Manfaatkan kemudahan blokir secara online tanpa perlu datang ke kantor Samsat," kata Wahyu Dianari, Jumat  (20/11/2020), dikutip dari Motorplus Online.

Bagi Anda yang belum melaporkan penjualan kendaraan, segera laporkan secara online melalui website https://pajakonline.jakarta.go.id.

Adapun dokumen yang harus dilampirkan adalah sebagai berikut;

1. Fotokopi KTP pemilik kendaraan











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved