Hari Ini dalam Sejarah 20 November: Pengadilan Nuremberg Dimulai, Penjahat Perang Dunia II Disidang

Pengadilan Nuremberg dianggap kontroversial, bahkan oleh mereka yang menginginkan para penjahat besar dihukum.


zoom-inlihat foto
para-terdakwa-nuremberg.jpg
Wikimedia Commons
Para terdakwa di Pengadilan Nuremberg yang dijaga oleh polisi militer Amerika

Pengadilan Nuremberg dianggap kontroversial, bahkan oleh mereka yang menginginkan para penjahat besar dihukum.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengadilan Nuremberg, yang mengadili para penjahat Perang Dunia II, digelar tanggal 20 November 1945 atau 75 tahun silam.

Dalam pengadilan itu ada sebanyak 24 pejabat tinggi Nazi yang diadili atas tindakannya selama Perang Dunia II berlangsung.

Para terdakwa menghadapi beragam dakwaan mulai dari kejahatan terhadap perdamaian, kejahatan perang, hingga kejahatan kemanusiaan.

Pengadilan Nuremberg digelar oleh pengadilan internasional yang dibuat oleh perwakilan dari Amerika Serikat, Uni Soviet, Prancis, dan Inggris.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 19 November: Rumah Produksi Film, Goldwyn Pictures Corporation, Didirikan

Para hakim di Pengadilan Nuremberg
Para hakim di Pengadilan Nuremberg (Wikimedia Commons)

  • Jalan Menuju Pengadilan


Segera setelah Adolf Hitler menjadi Kanselir Jerman tahun 1933, dia dan Nazi mulai menerapkan kebijakan yang mempersekusi orang Yahudi dan musuh Nazi.

Selama beberapa dekade, kebijakan ini semakin menindas, kejam, dan pada akhir Perang Dunia II telah menyebabkan sekitar 6 juta Yahudi Eropa tewas.

Selain itu, diperkirakan ada 4 hingga 6 juta non-Yahudi yang juga tewas akibat tindakan Nazi Jerman.

Para pemimpin Sekutu pada 1942 mengeluarkan deklarasi bersama yang mencatat pembunuhan massal orang Eropa.

Mereka memutuskan akan menuntut pihak yang bertanggung jawab terhadap kematian banyak warga sipil.

Joseph Stalin, pemimpin Soviet, awalnya mengusulakn eksekusi terhadap 50.000 hingga 100.000 perwira Jerman.

Perdana Menteri Inggris Winston Churchil mendiskusikan kemungkinan eksekusi tanpa pengadilan terhadap pejabat tinggi Nazi.

Namun, para pemimpin Amerika Serikat mengatakan pengadilan kriminal akan lebih efektif karena bisa mencegah adanya tuduhan di kemudian hari bahwa hukuman dijatuhkan tanpa bukti.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 19 November: Legenda Sepak Bola Brasil, Pele, Mencetak Gol Ke-1.000

  • Pengadilan Digelar


Setelah Jerman menyerah dalam Perang Dunia II, Sekutu membuat International Military Tribunal (IMT) atau pengadilan militer internasional.

Kewenangan IMT untuk melakukan pengadilan internasioanl berawal dari Perjanjian London tanggal 8 Agustus 1945.

Kemudian, ada 19 negara lain yang juga menerima ketentuan dari perjanjian tersebut.

IMT diberi wewenang memutuskan siapa saja yang bersalah atas kejahatan perang dan menyatakan kelompok atau organisasi apa saja yang melakukan kejahatan.

Jika suatu organisasi terbukti melakukan tindak kriminal, jaksa dapat membawa seseorang ke pengadilan apabila dia menjadi anggota organisasi tersebut.

Seorang terdakwa berhak menerima salinan surat dakwaan, memberi keterangan terhadap tuduhan yang diarahkan kepadanya, diwakili oleh pengacara, dan memeriksa ulang para saksi.

Kota Nuremberg di negara bagian Bavaria, Jerman, dipilih menjadi lokasi pengadilan.

Pengadilan dimulai tanggal 20 November 1945 dan semua sesi pengadilan dijalankan di bawah Lord Justice Geoffrey Lawrence.

Berlangsung selama 10 bulan, Pengadilan Nuremberg terdiri dari 216 sesi.[3]

Pada 1 Oktober 1946 ada 12 perancang kebijakan Nazi yang dijatuhi hukuman mati.

Sebanyak tujuh lainnya dihukum penjara dalam berbagai masa tahanan, mulai dari 10 tahun hingga semuru hidup. Ada tiga orang yang dibebaskan.

Mereka yang dijatuhi hukuman mati di antaranya Joachim von Ribbentrop, Hermann Goering, Alfred Jodl, dan Wilhelm Frick.

Ada sepuluh orang arsitek kebijakan Nazi yang digantung tanggal 6 Oktober 1946.

Herman Goering, yang dihukum karena menjadi penjahat perang dan pencipta program penindasan terhadap Yahudi, bunuh diri dengan racun pada malam sebelum eksekusi.

Pengadilan terhadap penjahat perang Jerman lain, yang lebih rendah, berlanjut di Jerman hingga tahun 1950-an.

Ada sebanyak 5.025 yang disidang, 806 di antaranya dieksekusi.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 18 November 1497: Penjelajah Portugis Vasco da Gama Melihat Tanjung Harapan

  • Kritik dan Warisan


Pengadilan Nuremberg dianggap kontroversial, bahkan oleh mereka yang menginginkan para penjahat besar dihukum.

Ketua Mahkamah Agung AS, Harlan Stone, menggambarkan proses pengadilan tersebut sebagai "penipuan yang suci" dan "pesta hukuman mati tingkat tinggi".

Meski demikian, banyak pengamat yang menganggap pengadilan itu merupakan sebuah langkah menuju pendirian hukum internasional.

Hasil di Nuremberg membuat munculnya Konvensi Genosida PBB (1948) dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (1948).

Pengadilan itu juga menjadi contoh untuk pengadilan penjahat perang Jepang di Tokyo tahun 1946-1948.[5]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 17 November: Era Elizabethan di Inggris Dimulai, Dipimpin Ratu Perawan

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Pengadilan Nuremberg dimulai
Tanggal 20 November 1945
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved