Ini Perbedaan Fokus Latihan Timnas Indonesia U-19 Selama Masa TC Virtual dan Shin Tae-yong di Korsel

Fokus pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 kini tak hanya terkait fisik, lebih ke aspek mentalitas pemain menajalankan instruksi tim kepelatihan.


zoom-inlihat foto
timna-tc-jumat.jpg
Dokumen PSSI
Suasana pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19, Jumat (13/11/2020).


Salah satu yang menjadi sorotan dari Timnas Indonesia U-19 adalah fisik pemain, terutama stamina.

Beberapa kali Shin Tae-yong menyoroti buruknya stamina dan daya tahan para pemain Timnas Indonesia U-19.

Mantan pelatih Korea Selatan itu pun bahkan pernah menyiratkan, para pemain tak masalah jatuh pingsan ketika berlatih, mengingat lebih baik kapasitas individu dideteksi awal.

Hasilnya, cukup terlihat ada progres di Timnas Indonesia U-19 selama pemusatan latihan di Kroasia.

Baca: Timnas Indonesia U-19 Kini Diisi 4 Pemain Keturunan, Bagaimana Cara Shin Tae-yong Menyeleksi Mereka?

Mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada, sangat senang dengan perkembangan yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia U-19.

Rudy menilai kehadiran Shin Tae-yong memberikan perubahan yang signifikan bagi Bagas Kaffa dkk.

Salah satu yang menjadi perhatian utama Rudy adalah fondasi tim Garuda Nusantara yang semakin baik.

Hal itu terlihat pada kedisiplinan para pemain Timnas Indonesia U-19 berlari mengejar bola.

Timnas Indonesia U-19 vs Kroasia, Selasa (9/9/2020).
Timnas Indonesia U-19 vs Kroasia, Selasa (9/9/2020). (Dokumen PSSI)

Menurut Rudy, fondasi itu sangat membantu pemain menerima materi tentang taktik dari tim pelatih.

"Dari latihan taktik dan cara berpikirnya sangat terlihat progress, terutama disiplin," kata Rudy dilansir dari Bolasport.com.

"Tidak ada pemain yang jalan kaki, semua lari," ucap pelatih yang mengawali karier kepelatihannya di Australia, Monbulk Rangers, itu.

Saking disiplinnya Shin Tae-yong, Rudy pernah mendengar satu nasihatnya kepada para pemain timnas Indonesia yang cukup mencengangkan.

Menurut Rudy, juru taktik asal Korea Selatan itu sempat mencotohkan para pemain Korea yang tak akan pernah berhenti berlari sebelum meninggal.

Baca: Sempat Tak Diakui, Rencana Naturalisasi Pemain Brasil di Timnas Indonesia U-19 Kini Terjawab Tuntas

"Pantas pernah dengar waktu TC timnas senior coach Shin pernah bilang di Korea kalau pemain belum mati tidak ada yang berhenti berlari," ucapnya. 

"Fisik sudah terbentuk, prinsip bermain sudah paham. Nanti pelatih gampang mau menggunakan taktik apa saja," katanya.

Timnas Indonesia U-19 sendiri masih akan terus berlatih di Kroasia hingga akhir September mendatang.

Witan Sulaeman cs juga masih memiliki dua laga uji coba yang belum dilakoni yakni melawan Bosnia Herzegovina dan Dinamo Zagreb.

Setelah itu, Bagas Kaffa dkk akan bertolak ke Turki untuk menjalani pemusatan latihan di sana.

Shin Tae-yong tak permasalahkan pemain pingsan

Salah satu yang disoroti oleh Shin Tae-yong di skuat Timnas Indonesia U-19 kali ini adalah soal kemampuan fisik dan stamina para pemain.





Halaman
123
Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved