TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perusahaan pembuat boneka seks di Inggris membuat desain baru untuk memenuhi permintaan konsumen di tengah meningkatnya permintaan saat pandemi Covid-19.
Adapun desain baru boneka seks ini berbentuk tidak menyerupai manusia, melainkan drakula dengan ekor, kuku, dan taring.
Perusahaan asal Inggris bernama LoveDolls ini diketahui memiliki pabrik boneka seks terbesar di dunia yang berada di Kota Zhongshan, China.
Produk-produknya laku keras di Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.
Berdasarkan riset mereka, ada kenaikan permintaan pelanggan selama enam bulan terakhir.
Baca: Dirudapaksa saat Rumahnya Dibobol, Korban Gigit Alat Vital Perampok Hingga Putus
Baca: Update Pilpres AS 2020: Joe Biden Kalahkan Donald Trump di Negara Bagian Arizona
Saat ini, perusahaan tersebut sedang merancang jenis boneka baru model 'fantasi alian' bersama dengan aneka model lainnya yang tidak mirip manusia.
Bisnis yang menjual produknya melalui situs lovedolls.com ini sebelumnya melakukan riset produk dengan memindai model bintang dewasa untuk dibuat bentuk 3Dnya.
Perusahaan juga melakukan kustomisasi produk di pabrik brand manekin terpopuler, Jinsan.
Juru bicara perusahaan, Adam mengatakan kepada Daily Star, "Untuk produk yang masih diproses, kebanyakan untuk memenuhi permintaan orang-orang yang ingin (punya boneka) yang berbentuk monster"
"Mereka menginginkan tambahan ekor, telinga, gigi, dan sebagainya", lanjut Adam.
Baca: Senang Donald Trump Lengser, Pemimpin Hizbullah Lebanon Sebut Pilpres AS sebagai Parodi Demokrasi
Baca: PM Israel Benjamin Netanyahu: Selamat Joe Biden, Terima Kasih Donald Trump
LoveDolls menerima permintaan seperti itu sekali atau dua kali seminggu.
Pelanggan juga menginginkan warna mata yang 'aneh', kuku, dan kulit berwarna merah dan biru.
Adam melanjutkan: “Namun, kebanyakan orang tidak memilih model custom karena lebih mahal harganya.
Diketahui harga custom boneka seks perlu tambahan sekitar $700 (Rp 10 Juta) dari harga biasa.
Sedangkan harga rata-rata boneka yang dijual adalah $1800 (Rp 25,5 Juta).
Baca: Longgarkan Pembatasan, Selandia Baru Buka Kembali Pusat Kota Auckland
Baca: Jomblo 20 Tahun, Pria Ini Mengaku Merasa Nyaman Bercinta dengan Boneka Seks Seharga Rp 30 Juta
“Kami memiliki beberapa boneka yang memiliki ekor dalam produksi saat ini, yang kami perkirakan akan tersedia untuk pembelian pada Januari," kata Adam.
"Desain baru diharapkan dapat menjadi sangat populer ... kami juga telah menjual lebih banyak boneka dengan tambahan gigi dan lidah vampir", lanjutnya.
Adam mengatakan bahwa peningkatan permintaan itu terjadi karena lebih banyak orang terjebak di rumah bermain gim komputer, dengan pembatasan virus corona di seluruh dunia.
Dia menjelaskan: “Saya sampai pada kesimpulan ini bahwa permintaan tidak hanya dari pemasaran, tetapi semua keinginan yang dikirim melalui email."
“Sebelum lockdown, sebagian besar konsumen meinta boneka yang terlihat seperti bintang porno atau bintang film tertentu.
Baca: 13 Pasangan Muda-mudi Digerebek Razia Pekat, Satu di Antaranya Sembunyi di Kolong Ranjang
Baca: Cemburu Buta, Wanita Ini Potong Testis Kelamin Pasangan saat Berhubungan Seksual