Dia diagnosis menderita stroke hemorargic, respiratory failuler TP 1, dan terkonfirmasi positif Covid-19.
Pemulasaraan berlangsung di kamar mayat RSUD dr Moh Saleh.
Baca: Penemuan Mayat di Lubang Bekas Galian Gegerkan Warga Gresik, Jenazah dalam Kondisi Terikat
Baca: Viral Pemotor di Boyolali Boncengkan Mayat yang Dibungkus Kain Jarik, Ternyata Jenazah Sang Ibu
Setelah pemulasaraan selesai, jenazah diambil oleh petugas dan diantar dengan ambulans dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dikebumikan di TPU Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Sebelumnya diberitakan, viral sebuah foto dan video yang memperlihatkan sebuah keluarga histeris saat melihat kondisi jenazah salah satu anggota keluarganya yang positif Covid-19.
Dari foto dan video yang beredar disebutkan bahwa keluar darah dari mata jenazah tersebut.
Selain itu, satu mata jenazah pasien Covid-19 itu juga disebut hilang.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Ahmad Faisol)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bantah Mata Jenazah Pasien Covid-19 Hilang, Plt RSUD: Tak Mungkin Saya Menjual Organ"