Hari Ini dalam Sejarah 6 November: Cabeza de Vaca Jadi Orang Eropa Pertama yang Mendarat di Texas

Rakit yang dipakai Cabeza de Vaca terdampar di pantai Texas setelah dihantam badai


zoom-inlihat foto
rute-cabeza-de-vaca.jpg
Wikimedia Commons
Rute ekspedisi Cabeza de Vaca

Rakit yang dipakai Cabeza de Vaca terdampar di pantai Texas setelah dihantam badai




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Alvar Nunez Cabeza de Vaca, penakluk berkebangsaan Spanyol, bersama tim ekspedisinya pada 6 November 1528 menjadi orang Eropa pertama yang menginjakkan kaki di Texas, Amerika Serikat.

Saat itu kapal/rakit Alvar Nunez Cabeza de Vaca terdampar di lepas pantai Texas, dan anggota tim ekspedisinya berada dalam kondisi kelaparan dan putus asa.

Alvar Nunez Cabeza de Vaca awalnya disambut oleh para pribumi, tetapi mereka kemudian dianggap sebagai penyebab wabah penyakit perut yang menjangkiti pribumi.

Mereka hidup di tengah para pribumi Indian selama bertahun-tahun dan terpaksa menjadi budak agar bisa bertahan hidup.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 6 November: PBB Mengutuk Kebijakan Apartheid di Afrika Selatan

Alvar Nunez Cabeza de Vaca, penjelajah berkebangsaan Spanyol
Alvar Nunez Cabeza de Vaca, penjelajah berkebangsaan Spanyol (Kolase Biography.com dan Wikimedia Commons)

  • Memulai ekspedisi #


Álvar Núñez Cabeza de Vaca lahir pada tahun 1490 di Extremadura, Castile, Spanyol, dari keluarga bangsawan.

Hanya ada sedikit informasi yang bisa diketahui dari kehidupan awalnya, kecuali kariernya di bidang militer.

Ketika dewasa, Cabeza de Vaca bergabung dengan pasukan Spanyol. Dia pernah ikut dalam Pertempuran Ravenna di Italia tahun 1512.

Selain itu, dia juga sempat dalam perang sipil Spanyol (Mei 1520-April 1521).

Atas jasanya, dia kemudian ditunjuk sebagai bendahara dan letnan pertama dalam ekspedisi yang dipimpin Pánfilo de Narváez.

Ekspedisi tersebut bertujuan menduduki Amerika Utara dan mereka mulai berlayar tahun 1527.[2]

Namun, armada mereka dilumpuhkan oleh badai di lepas pantai. Mereka berhasil mengamankan satu kapal dan menggunakannya untuk menuju Florida.

Mereka mendarat di Teluk Tampa pada Maret 1528 dan tempat itu diklaim menjadi milik Kekaisaran Spanyol.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 5 November 2007: Google Merilis Android Beta, Dikembangkan dari Kernel Linux

  • Bertahan hidup #


Di pantai Florida, Narvaez memutuskan mendaratkan 300 krunya dan sekitar 40 kuda dari kapal pendukung agar bisa meninjau tanah di utara.

Karena pemahaman yang keliru tentang geografi Pantai Teluk, Narvaez percaya bahwa Rio de las Palmas hanya berjarak 30-45 mil.

Padahal, jarak sebenarnya melalui pantai kira-kira 1.500 mil. Mereka terpisah secara permanen dari kapalnya dan kekurangan perbekalan.

Mereka berjalan kaki dan berjuang menuju semenanjung Florida yang berada di dekat muara Sungai Wakulla selama empat bulan.

Keputusan Narvaez menuai hasil buruk dan banyak jumlah krunya yang tewas, kini hanya ada kurang dari 250 orang.

Mereka kemudian mencoba membuat rakit dari bahan seadanya untuk menuju permukiman pribumi terdekat di muara Rio Panuco.

Ada lima rakit yang dibuat, tetapi mereka terpisah karena harus menghadapi angin utara yang kuat.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 November: Arkeolog Howard Carter Menemukan Makam Firaun Tutankhamun

  • Mendarat di Texas #


Badai mengantarkan Cabeza de Vaca dan lainnya ke Pantai Teluk dekat Galveston, Texas, pada 6 November 1528.

Namun, hanya ada 80 kru yang selamat setelah mereka menghadapi badai dan kelaparan.

Mereka awalnya disambut oleh pribumi. Namun, setengah dari pribumi meninggal karena penyakit perut dan mereka menyalahkan orang Spanyol.

Selama bertahun-tahun kemudian, mereka hidup di tengah para pribumi Indian dan menjadi budak mereka agar bisa bertahan hidup.

Cabeza de Vaca terkadang berpura-pura menjadi penyembuh agar bisa mendapat perlakuan baik dan makanan lebih banyak dari orang Indian.[5]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 November 1939: Mobil Pertama di Dunia yang Dilengkapi AC Dipamerkan

  • Kembali ke Spanyol #


Pada tahun 1532 dia dan tiga rekannya yang masih bertahan berangkat ke Meksiko.

Mereka berharap dapat mengubungi perwakilan Spanyol di sana. Keempat orang itu pergi melewati Texas dan sampai di Meksiko utara tahun 1536.

Di sana mereka bertemu orang Spanyol yang menangkap orang-orang Indian untuk dijadikan budak.

Cabeza de Vaca menyesalkan perlakukan penjelajah Spanyol terhadap orang Indian.

Ketika kembali ke Spanyol tahun 1537 dia menganjurkan adanya perubahan dalam kebijakan Spanyol.

Dia sempat menjadi gubernur di Meksiko untuk waktu yang singkat dan kemudian menjadi hakim di Seville, Spanyol.

Jabatan ini dipegangnya hingga dia meninggal di sana tahun 1560.[6]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 3 November 1978: Dominica Merdeka Penuh dari Inggris

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Alvar Nunez Cabeza de Vaca mendarat di Texas
Pada 6 November 1928
   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved