Dipak meminta tolong tetangga apartemennya untuk melihat dari jendela tentang situasi di dalam apartemennya.
Namun tirai jendela menghalangi pandangannya.
Khawatir akan terjadi sesuatu yang buruk, Pak Dipak menggunakan tangga untuk memanjat melalui jendela dapur dan berhasil masuk ke dalam rumah.
Setelah masuk ke dalam rumah, Dipak memeriksa seluruh ruangan.
Alangkah terkejutnya melihat ibunya sudah tewas, tergeletak di genangan darah di lantai.
Wajah, kepala, dada dan perut Rekha juga terbakar sebagian.
Di dekat tubuh Rekha, Dipak menemukan sebatang besi yang diyakini sebagai senjata yang digunakan Nikita untuk membunuh ibunya.
Dipak segera mencari istrinya dan menemukannya sedang duduk di kamar tidurnya, bersikeras bahwa dia tidak membunuh ibu mertuanya dan tidak tahu siapa yang membunuh.
Polisi dan petugas medis datang dan memastikan bahwa Rekha telah meninggal.
Jenazahnya dibawa untuk diautopsi.
Dipak juga mengajukan pengaduan terhadap Nikita atas pembunuhan ibu mertuanya.
Selama penyelidikan awal, polisi mengatakan Nikita telah mengamuk kepada ibu mertuanya, dan menggunakan batang besi untuk memukul kepala, wajah, dan panggul Rekha.
Tak berhenti sampai di situ, usai memukuli Rekha hingga tewas, Nikita berusaha menutupi kejahatannya dengan cara menyalakan api untuk membakar tubuh Rekha.
Penyebab konflik ini konon karena Rekha mencurigai Nikita selingkuh dan sedang mengandung ayah mertuanya.
Saat ini Nikita masih dalam tahanan menunggu penyelidikan dan persidangan.
(tribunnewswiki/com/hr)