Negara-negara di Timur Tengah Mulai Boikot Produk Prancis, MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

MUI minta masyarakat Indonesia sampaikan aspirasi secara sopan dan tak terprovokasi terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron tentang Islam.


zoom-inlihat foto
protes-di-kuwait-34.jpg
YASSER AL-ZAYYAT / AFP
Foto menunjukkan rak supermarket yang kosong dari produk Prancis di Kota Kuwait pada 23 Oktober 2020, sebagai protes terhadap kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW yang diterbitkan di media Prancis.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Negara-negara di Timur Tengah mulai mencanangkan isu boikot produk asal Prancis.

Aksi tersebut dipicu setelah Presiden Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan tentang Islam yang berkaitan dengan kartun Nabi Muhammad SAW.

Kalimat yang dikeluarkan oleh Presiden Prancis itu pun sontak dinilai menghina umat Islam.

Sebagai bentuk protes, beberapa rak supermaret di Yordania, Qatara, dan Kuwait mulai menyingkirkan produk-produk asal Prancis.

Barang yang dilucuti yakni meliputi produk perawatan rambut dan kecantikan.

Di Kuwait, serikat pengecer besar telah memerintahkan adanya pemboikotan barang-barang asal Perancis.

Serikat Masyarakat Koperasi Konsumen non-pemerintah mengatakan telah mengeluarkan arahan sebagai tanggapan atas "penghinaan berulang" terhadap Nabi Muhammad SAW.

Sejalan dengan itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat Indonesia tak mudah terprovokasi isu boikot produk Prancis.

Baca: Wali Kota Christian Estrosi Sebut Pelaku Teror di Nice Prancis Berkaitan dengan Islamo-Fasisme

Baca: Laporan Polisi Terkait 3 Korban Tewas dalam Serangan Teror di Basilika Notre-Dame, Nice, Prancis

MUI meminta masyarakat menyampaikan aspirasi mereka secara damai dan sopan.

"Kepada masyarakat umat Islam dan bangsa Indonesia yang ingin menyampaikan aspirasi penolakan silakan, tapi dengan tertib, tidak boleh merusak dan harus mengikuti aturan main," kata Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi dalam pernyataannya, Kamis (29/10/2020).











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved