Viral Wanita Tega Pukuli Nenek di Pinggir Jalan, Ternyata Pelaku adalah Anak Kandung

Sempat viral di media sosial, pelaku penganiayaan nenek di pinggir jalan di Malang ternyata anak kandung korban.


zoom-inlihat foto
video-nenek-dipukuli-kepalanya-oleh-wanita-muda.jpg
instagram
Video nenek dipukuli kepalanya oleh wanita muda di dekat pasar Mergan, Kota Malang yang viral di media sosial.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video yang memperlihatkan seorang wanita memukuli nenek di pinggir jalan saat hujan deras viral di media sosial.

Namun setelah ditelusuri, wanita tersebut merupakan anak kandung nenek tersebut.

Dalam video yang beredar tersebut, korban tetap diam meski ia dianiaya berulang kali oleh pelaku.

Ternyata pelaku penganiayaan tersebut adalah FA (24), yang tak lain adalah anak kandung korban, N (60).

Penganiayaan itu terjadi di sekitar Pasar Mergan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (23/10/2020) sekira pukul 17.00 WIB.

Hal itu diketahui setelah polisi melakukan penyelidikan.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu menjelaskan awalnya pihaknya melihat video viral tersebut di media sosial.

"Akhirnya kami langsung menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan terkait kebenaran materi dalam video itu," ujar Azi, Senin (26/10/2020).

Baca: VIRAL Wanita Tega Aniaya Nenek di Pinggir Jalan, Main Tangan hingga Pukuli Kepala Korban

Baca: Viral 2 Pemotor Wanita Niat Menggoda Malah Tertabrak dan Jatuh, Dipicu Karena Teriak Tarik Sis

Setelah menemukan lokasi, petugas pun mencari saksi dan meminta keterangan peristiwa yang terjadi.

"Pelaku dan korban merupakan ibu dan anak. Mereka telah tinggal di yayasan pondok yatim piatu dan duafa di Blimbing selama dua bulan," tambahnya.

Akhirnya, petugas pun juga melakukan penelurusan dan langsung mendatangi yayasan tersebut.

Polisi membawa pelaku dan korban ke Polresta Malang Kota untuk dimintai keterangan.

Kepada polisi, FA mengaku menganiaya ibunya karena kesal dan kecewa.

Pasalnya, sang ibu tak membela FA saat dirinya dianiaya oleh sepupu korban.

"Karena korban tidak membela pelaku, ketika pelaku dianiaya oleh sepupu korban," jelasnya.

Azi memastikan pelaku tidak mengalami gangguan jiwa dan kondisi kejiwaaan pelaku normal.

"Jadi pelaku memukul korban karena emosi dan kesal," imbuhnya.

Meski telah dianiaya anaknya sendiri, korban tidak menuntut pelaku sama sekali.

"Korban tidak menuntut pelaku untuk diproses hukum lebih lanjut. Sehingga nantinya mereka akan kembali tinggal bersama," tandasnya.

Video nenek dipukuli kepalanya oleh wanita muda di dekat pasar Mergan, Kota Malang yang viral di media sosial.
Video nenek dipukuli kepalanya oleh wanita muda di dekat pasar Mergan, Kota Malang yang viral di media sosial. (instagram)

Agar kejadian itu tidak terulang kembali, pelaku diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved