Australia Protes Keras Qatar Pasca-Pemeriksaan Turis Wanita dengan Cara Buka Celana Dalam di Bandara

Sejumlah wanita terlihat tak kuasa menahan tangis setelah otoritas bandara meminta mereka melepas celana dalam untuk diperiksa


zoom-inlihat foto
australia-dan-qatar-3463.jpg
Unsplash - Sergey Zolkin @szolkin
FOTO: Insiden pemeriksaan turis wanita oleh otoritas bandara di Qatar dengan cara membuka celana dalam menuai protes keras Australia


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah insiden pemeriksaan terhadap sejumlah turis wanita di Bandara Internasional Hamad, Qatar menuai protes keras dari Australia.

Diketahui 13 wanita diperiksa oleh otoritas bandara setelah ditemukan bayi prematur di Bandara Doha.

Mereka diperiksa pada 2 Oktober 2020 setelah Qatar Airways Flight 908 mengalami penundaan keberangkatan.

Sejumlah wanita terlihat tak kuasa menahan tangis setelah otoritas bandara meminta mereka melepas celana dalam untuk diperiksa apakah baru saja melahirkan.

Ini dinilai pemerintah 'Australia' sebagai hal yang memalukan dan tak pantas dilakukan.

Baca: Badai Tropis Molave Terjang Wilayah Pulau Luzon Filipina, Ribuan Orang Mengungsi

FOTO: Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar
FOTO: Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar (Unsplash - Miu Sua @phanhfank)

Baca: Mitra Publikasi, Tribunnews.com Raih Penghargaan dari Universitas Mercu Buana

Setidaknya itu yang disampaikan Departemen Urusan Luar Negeri Australia yang menyebut bahwa seharusnya korban bisa memberikan persetujuan tanpa harus dipaksa.

"Ini merupakan tindakan yang sangat, sangat mengganggu, dan mengkhawatirkan," kata Menteri Luar Negeri Marise Payne, dilansir Associated Press, Senin (26/10/2020).

"Tak pernah sekalipun ini saya alami selama hidup. Kami jelas akan mengambil sikap atas tindakan otoritas Qatar," tambahnya.

Australia masih menunggu respons Qatar sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Pihak Australia telah melaporkan masalah ini kepada Polisi Federal Australia, tetapi belum menjelaskan apa langkah yang akan diambil kepolisian.

Baca: Fakta Paul Pogba Dikabarkan Stop Bela Timnas Prancis Setelah Presiden Macron Labeli Islam Teroris

Baca: Emmanuel Macron Sebut Islam Agama Krisis, Negara Arab Ramai-ramai Boikot Produk Prancis











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved