Fakta Paul Pogba Dikabarkan Stop Bela Timnas Prancis Setelah Presiden Macron Labeli Islam Teroris

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut Islam merupakan sumber segala aksi terorisme yang ada di dunia ini.


zoom-inlihat foto
1-paul-pogba.jpg
Tangkapan layar Sky Sports
Paul Pogba telah dikeluarkan dari skuad Prancis untuk pertandingan Nations League melawan Swedia dan Kroasia setelah dinyatakan positif terkena virus corona.


TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Bintang sepak bola andalan Prancis, Paul Pogba dikabarkan memberikan reaksi atas penghinaan agama Islam yang dilontarkan oleh Presiden Emmanuel Macron.

Pemain klub Manchester United tersebut dikabarkan telah memutuskan untuk berhenti membela Timnas Prancis.

Seperti dikutip The Sun, Pogba merasa sakit hati dengan ucapan Macron mengenai Islam, terkait pemenggalan guru sejarah di Paris karena mendiskusikan dan memperlihatkan gambar Nabi Muhammad.

Presiden Prancis itu menyebut Islam merupakan sumber segala aksi terorisme yang ada di dunia ini.

Macron juga mengatakan peristiwa pemenanggalan tersebut sebagai penyerangan terorisme Islam.

“Persatuan dan ketegasan adalah jawaban atas aksi kejam terorisme Islam,” tutur Macron kala itu.

Baca: Emmanuel Macron Sebut Islam Agama Krisis, Negara Arab Ramai-ramai Boikot Produk Prancis

Selain itu alasan lain Pogba berhenti membela timnas Prancis, karena keputusan pemerintah Prancis memberikan penghormatan kepada sang guru.

Padahal guru bernama Samuel Paty itu telah dianggap menodai Islam karena memperlihatkan gambar yang diakunya sebagai Nabi Muhammad.

Padahal bagi umat Muslim memperlihatkan gambar Nabi Muhammad sebagai sesuatu yang terlarang.

Namun, saat ini baik Pogba dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) belum memberikan keterangan perihal kabar tersebut.





Halaman
12
Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved