Angka Covid Melonjak, Dua Wilayah di Spanyol Desak PM Pedro Sanchez Terbitkan Aturan Jam Malam

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sepekan ini dengan total lebih dari satu juta kasus membuat pemerintah Spanyol mendukung kebijakan jam malam,


zoom-inlihat foto
perdana-menteri-spanyol-pedro-sanchez-34.jpg
PABLO BLAZQUEZ / AFP / POOL
Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sepekan ini dengan total lebih dari satu juta kasus membuat pemerintah Spanyol mendukung kebijakan jam malam, FOTO: Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez saat pertemuan dengan anggota dewan pada 22 Oktober 2020


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua wilayah di Spanyol mendesak pemerintah pusat untuk memberlakukan jam malam segera untuk membendung penyebaran virus corona.

Respons ini muncul setelah otoritas kedua wilayah ini menilai pemerintah pusat lamban mengambil keputusan pada Kamis, (22/10/2020).

Meski kedua wilayah, Castilla y Leon dan Valencia memiliki sistem autonomi tersendiri sehingga bertanggungjawab menangani Covid, tetapi mereka memerlukan intervensi pemerintah pusat atas kebijakan seperti jam malam.

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sepekan ini dengan total lebih dari satu juta kasus membuat pemerintah Spanyol mendukung kebijakan jam malam,

Namun, otoritas setempat menunda menerbitkan aturan tersebut setelah adanya penolakan dari wilayah Madrid dan Basque, pada Kamis (22/10).

Baca: Tak Mau Lakukan Lockdown, Perdana Menteri Spanyol Minta Warganya Kurangi Mobilitas

FOTO: Orang-orang yang sedang memakai masker berswafoto di depan patung
FOTO: Orang-orang yang sedang memakai masker berswafoto di depan patung "Meninas" (Ladies in waiting) di Madrid, pada 23 Oktober 2020. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Baca: Cemburu Buta, Wanita Ini Potong Testis Kelamin Pasangan saat Berhubungan Seksual

"Kami ingin ini (jam malam) dilakukan hari ini, jika memungkinkan bisa diterapkan besok," kata Alfonso Fernandez Manueco, pemimpin wilayah Castillah y Leon, dilansir Reuters, Jumat (23/11/2020).

Seperti diketahui, kenaikan kasus Covid-19 menjadi yang tertinggi di wilayah Eropa Barat.

"Covid-19 itu tak mengenal batasan wilayah ataupun garis politik yang berbeda," katanya dalam konferensi pers bersama Menteri Kesehatan, Salvador Illa.

Sementara itu, pemimpin wilayah Valencia, Ximo Puig menyuruh jajarannya untuk merancang aturan 'sepihak' ihwal jam malam hingga 9 Desember 2020.

Ini dilakukan mendesak dan tak bisa menunggu keputusan pemerintah.

Baca: TKW Terpaksa Dimakamkan di Malaysia, Keluarga Sebut Biaya Pemulangan Jenazah Rp 32 Juta

Baca: Komentari Tuduhan Donald Trump, Anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez Buka Suara











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved