Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pertempuran Trafalgar yang melibatkan armada Inggris dan armada gabungan Prancis-Spanyol meletus pada 21 Oktober 1805.
Armada Inggris yang berkekuatan 27 kapal harus menghadapi 33 kapal Prancis-Spanyol di Tanjung Trafalgar, bagian barat Selat Gibraltar.
Meski kalah jumlah, Inggris di bawah Laksamana Nelson berhasil memenangkan pertempuran dan bahkan menawan 19 dari 33 kapal armada Prancis-Spanyol.
Namun, Laksamana Nelson tewas dalam pertempuran laut yang menentukan ini. Dia dianggap sebagai pahlawan yang mengagalkan rencana Napoleon menyerbu Inggris.[1]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Jenderal Douglas MacArthur Penuhi Janji Kembali ke Filipina, I Shall Return
Strategi pertahanan #
Persetujuan Amiens, gencatan senjata sementara antara Inggris dan Prancis, berakhir pada tahun 1803.
Inggris memilih strategi bertahan selama hampir dua tahun dan menunggu angkatan laut Prancis untuk bergerak lebih dulu.
Pada tahun 1804 Spanyol bergabung sebagai sekutu Prancis dan memberika kapal yang dibutuhkan Napoleon untuk menyerbu Inggris.
Napoleon Bonaparte mencari kesempatan menyerang Inggris tanpa harus melawan Laksamana Nelson yang terkenal brilian.
Usaha Napoleon menyerang Inggris selalu digagalkan para pelaut berpengalaman. Mereka selalu bisa membalas serangan Prancis.
Ketika Laksamana Madya Pierre-Charles Villeneuve, Komandan Armada Prancis Spanyol, keluar dari tempat aman di Toulon dan berada di Atlantik, Nelson mengejarnya sampai ke Hindia Barat.
Namun, pada September 1805 armada Vileneuve menemukan tempat aman di Cadiz dan berada dalam posisi ideal untuk menyerang kapal dagang Inggris atau armada Inggris.[2]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 20 Oktober 1973: Gedung Opera Sydney Resmi Dibuka oleh Ratu Elizabeth II
Pertempuran Trafalgar #
Pada 19-20 Oktober armada Villenuve keluar dari Cadiz dan berharap bisa masuk ke Laut Tengah tanpa harus berperang.
Namun, Nelson kemudian menyergapnya di lepas pantai Tanjung Trafalgar pada 21 Oktober.
Villeneuve meminta armadanya membentuk satu barisan dan menuju ke utara. Nelson memerintahkan armadanya membentuk dua skuadron dan menyerang barisan kapal Villeneuve dari barat, di sisi kanan.
Pada siang hari skuadron yang lebih besar dan dipimpin oleh Laksamana Cuthbert Collingwood telah bertempur melawan 16 kapal Prancis-Spanyol di barisan belakang.
Skuadron Nelson, dengan 12 kapal, menyerang barisan depan dan tengah armada musuhnya.
Sebagian besar skuadron Nelson kemudian menerobos dan menghancurkan barisan Villeneuve dalam pertempuran sengit.
Enam kapal Prancis dan Spanyol yang berada di depan dan dipimpin oleh Laksamana Dumanoir diabaikan oleh skuadron Inggris, dan pada pukul 15.30 berhasil berbalik untuk membantu kapal di belakang.
Namun, serangan balik Dumanoir gagal dan kapalnya diusir. Collingwood berhasil menghancurkan barisan belakang.[3]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 19 Oktober: Scipio Kalahkan Hannibal Barca pada Pertempuran Zama
Akhir #
Pertempuran berakhir sekitar pukul 17.00. Villeneuve ditangkap dan armadanya kehilangan 19 dari 20 kapal, yang menyerah kepada Inggris.
Prancis kehilangan 14.000 pelaut, setengan dari mereka menjadi tawanan perang.
Namun, kemenangan Inggris juga harus dibayar mahal karena Nelson yang brilian tertembak dan meninggal pukul 16.30.
Ada sekitar 1.500 pelaut Inggris tewas atau terluka, tetapi Inggris tidak kehilangan satu kapal pun.
Pertempuran Trafalgar mengubur mimpi Napoleon menyerbu Inggris.[4]
(Tribunnewswiki/Tyo)
| Peristiwa | Pertempuran Trafalgar |
|---|
| Pada | 21 Oktober 1805 |
|---|
Sumber :
1. www.history.com
2. www.bbc.co.uk
3. www.britannica.com