Demo Pecah di Beijing, Ratusan Orang Tuntut Pengembalian Dana Uang Les Privat

Sekitar 200 orang berkumpul di luar kantor Youwin Education, sebuah perusahaan penyedia jasa les privat


zoom-inlihat foto
demo-di-china.jpg
SCMP.com
Sekitar 200 orang berkumpul di luar kantor Youwin Education di Beijing menuntut pengembalian dana setelah perusahaan bangkrut. Foto: Frank Tang


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebuah aksi protes yang jarang terjadi meletus di Beijing pada Senin (19/10/2020).

Dilansir oleh South China Morning Post, ratusan orang turun di jalan-jalan Beijing untuk menuntut uang mereka dikembalikan setelah perusahaan bimbingan belajar swasta ini bangkrut sebagai tanda tekanan ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19.

Dilaporkan ada sekitar 200 orang berkumpul di luar kantor Youwin Education, di mana mereka memblokir sebentar jalan di kawasan pusat bisnis Beijing yang sibuk dan meneriakkan "Kembalikan uang kami!"

“Semua uang kami diperoleh dengan kerja keras. Bagaimana kami dapat menerima penipuan seperti itu? ” kata seorang ibu yang marah, yang menghabiskan lebih dari 100.000 yuan (14.908 USD) untuk kursus prabayar untuk anak sekolah menengahnya.

“Begitu banyak keluarga telah dibodohi dan dijebak! Mereka harus dihukum, ”tambahnya.

Baca: Rusia Siap Pasok 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sputnik V ke India

Aksi protes diketahui jarang terjadi di Beijing yang sangat ketat keamanannya, dengan pertemuan tidak resmi yang kemungkinan besar akan mengarah pada interogasi oleh polisi dan bahkan penangkapan.

Protes itu terjadi pada waktu yang hampir bersamaan dengan rilis data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Nasional yang menyebutkan pertumbuhan ekonomi meningkat pada kuartal ketiga, dengan peristiwa yang hampir bersamaan menunjukkan pemulihan ekonomi China yang tidak merata dari penguncian yang melumpuhkan negara tersebut di awal tahun.

Youwin Education, yang memiliki ratusan gerai di seluruh negeri, adalah yang terbaru dari daftar panjang lembaga pendidikan swasta China yang menutup perusahaannya pada tahun 2020.

Sektor pendidikan dan pelatihan offline telah menjadi salah satu yang paling terpukul oleh pandemi virus corona, seperti penguncian dan jarak sosial yang memaksa banyak perusahaan gulung tikar.

Baca: Ribuan Anak Etnis Uighur Telantar karena Orangtua Mereka Ditahan Pemerintah China

Tidak ada staf yang terlihat di kantor Youwin Education pada hari Senin, dengan monitor komputer dan lemari arsip yang ditinggalkan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved