Menyentuh permukaan yang terkontaminasi, lalu menyentuh mulut, adalah salah satu cara virus dapat menginfeksi.
Dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air, partikel virus akan hilang.
3. Pencegahan
"Norovirus menyebar dengan sangat mudah dan cepat dengan cara yang berbeda," ungkap CDC.
Inilah sebabnya mengapa teknik langsung "mencuci tangan dengan sabun dan air" adalah bentuk pertahanan terbaik.
Melakukan kebiasaan kebersihan yang baik bisa mencegah virus masuk ke tubuh Anda dan membuat Anda sakit.
Namun jika Anda sudah terinfeksi, mencuci tangan juga adalah cara yang baik untuk membantu mencegah penyebaran virus ke orang lain.
Selain itu, pastikan untuk tetap terhidrasi dan beristirahat di rumah.
Jika ada orang di rumah Anda yang terjangkit virus, jangan berbagi makanan atau peralatan dengan mereka.
CDC memberikan saran tentang waktu terbaik untuk mencuci tangan, yaitu:
- Sebelum makan, menyiapkan, atau menangani makanan
- Sebelum memberi obat untuk diri sendiri atau orang lain
Baca: STUDI Terbaru Ungkap Fakta ASI Dapat Cegah Virus Corona, Bahkan Bisa Sembuhkan Covid-19
Baca: Jadi Negara Pertama Covid-19, China Sudah 6 Bulan Nihil Kasus Lokal Virus Corona, Apa Rahasianya?
Hand sanitizer dapat digunakan sebagai tambahan untuk mencuci tangan, tetapi tidak boleh menggantikan tindakan mencuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air.
"Pembersih tangan tidak seefektif mencuci tangan dengan sabun dan air untuk menghilangkan partikel norovirus," CDC menegaskan.
4. Norovirus tahan panas
Sebelum menyiapkan makanan, CDC merekomendasikan untuk mencuci buah dan sayuran.
Ketahuilah bahwa norovirus tahan terhadap panas.
Norovirus dapat bertahan pada suhu setinggi 62 derajat Celsius dan proses penguapan yang cepat.
Maka, rutinlah membersihkan dan mensterilkan peralatan dapur, rak, dan permukaan dapur.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Tribunnews.com/Tiara Shelavie)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Hal yang Harus Diketahui tentang Norovirus: Gejala, Ketersediaan Vaksin hingga Cara Mencegahnya