Rekam Jejak Pollycarpus, Terpidana Kasus Pembunuhan Munir, yang Meninggal karena Covid-19

Pollycarpus mendapat pembebasan bersyarat pada November 2014 setelah menjalani 8 dari 14 tahun masa hukuman.


zoom-inlihat foto
pollycarpus-567687967968566757575.jpg
TRIBUN JABAR/DANIEL ANDREAND DAMANIK
Pollycarpus saat menjawab pertanyaan wartawan di Bapas Bandung, Rabu (29/8/2018). Pollycarpus meninggal pada Sabtu, (17/10/2020), karena Covid-19.


Pollycarpus mendapat pembebasan bersyarat pada November 2014 setelah menjalani 8 dari 14 tahun masa hukuman.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Eks pilot Garuda, Pollycarpus Budihari Priyanto, meninggal pada Sabtu, (17/10/2020) karena infeksi virus corona.

Pollycarpus merupakan terpidana dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, dan mendapat pembebasan bersyarat pada November 2014.

Dia mendapat pembebasan bersyarat setelah menjalani 8 dari 14 tahun masa hukuman.

Pollycarpus terjerat kasus pembunuhan setelah hasil otopsi Munir menyatakan bahwa penyebab kematian aktivis HAM tersebut diperkirakan akibat terpapar racun arsenik.

Polisi kemudian memeriksa Pollycarpus pada 26 November 2004, yang namanya tercatat sebagai kru dalam penerbangan, tetapi tidak ikut terbang dari Singapura ke Amsterdam.

Pada 8 Maret 2005, Pollycarpus ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mabes Polri.

Baca: Munir Said Thalib

Baca: Pollycarpus Budihari Priyanto

Pollycarpus Budihari Priyanto mengadakan konferensi pers untuk pertama kalinya di Jakarta, Kamis (28/12/2006), setelah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang pada 25 Desember 2006
Pollycarpus Budihari Priyanto mengadakan konferensi pers untuk pertama kalinya di Jakarta, Kamis (28/12/2006), setelah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang pada 25 Desember 2006 (Kompas.com)

Ia pun menjalani sidang pertamanya di PN Jakarta Pusat. Polycarpus didakwa melakukan pembunuhan berencana dan pemalsuan dokumen.

Pollycarpus lalu divonis hukuman 14 tahun penjara pada 20 Desember 2005.

Pollycarpus dinilai terbukti turut melakukan pembunuhan berencana dan memalsukan surat.

Menurut majelis hakim, masuknya arsenik ke tubuh Munir tidak melalui orange juice seperti yang didakwakan, tetapi melalui mi goreng yang disantap Munir pada penerbangan Jakarta-Singapura.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved