Baru Nikah, Wanita Ini Bunuh Ibu Kandung, Ibu Mertua, Lalu Suami: Semua karena Utang Judi

Atas kejahatannya yang luar biasa ini, perempuan bernama Lin Yuru (42), menjalani eksekusi mati pada Oktober 2020 (tanggal eksekusi tak disebutkan).


zoom-inlihat foto
linyuruok004.jpg
EVA.VN
Lin Yuru saat menjalani sidang kasus pembunuhan berantai yang dilakukannya. Pada Oktober 2020, Lin Yuru menjadi wanita pertama yang dieksekusi mati di Taiwan dalam 23 tahun terakhir.


Atas kejahatannya yang luar biasa ini, perempuan bernama Lin Yuru (42), menjalani eksekusi mati pada Oktober 2020 (tanggal eksekusi tak disebutkan).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang wanita yang usia pernikahannya belum setahun terbukti berturut-turut membunuh ibu kandung, ibu mertua, dan terakhir, suaminya sendiri.

Atas kejahatannya yang luar biasa ini, perempuan bernama Lin Yuru (38), menjalani eksekusi mati pada Oktober 2020 (tanggal eksekusi tak disebutkan), setelah menjalani masa penjara 9 tahun menunggu eksekusi.

Perempuan ini tega menghabisi nyawa orang-orang terdekatnya akibat terjerat utang.

Ia memiliki begitu banyak utang akibat kecanduan main judi.

Ia membunuh mereka satu per satu agar mendapatkan polis asuransi jiwa.

Dikutip dari eva.vn, Minggu (18/10/2020), pembunuhan Lin Yuru terjadi 2009 dan mengguncang Taiwan saat itu.

Saat Lin Yuru melakukan pembunuhan berantai itu, ia berusia 26 tahun. 

Ia menjadi perempuan terpidana pertama di Taiwan dalam 23 tahun.

Baca: Pria Tewas Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Keluarga Dendam Bakar 7 Rumah Warga

linyuruOk001
Lin Yuru saat baru menikah dengan Liu Yuhang. Lin Yuru akhirnya juga membunuh suaminya setelah menghabisi nyawa ibu kandung dan ibu mertuanya.

Menurut media setempat, Lin Yuru telah lulus dari sekolah kejuruan, memiliki penampilan yang cantik dan latar belakang keluarga yang normal.

Setelah lulus sekolah, dia melamar pekerjaan di sebuah hotel tetapi sayangnya dia terlibat dalam perjudian atas rekomendasi seorang teman.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved