Hari Ini dalam Sejarah 15 October 1966: Partai Black Panther Didirikan di Amerika Serikat

Partai Black Panther menjadi target program kontra-intelijen COINTELPRO yang dijalankan FBI


zoom-inlihat foto
partai-black-panther.jpg
Wikimedia Commons
Pendiri Partai Black Panther, Huey Newton, dan lambang partai

Partai Black Panther menjadi target program kontra-intelijen COINTELPRO yang dijalankan FBI




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Black Panther atau Partai Black Panther didirikan pada 15 Oktober 1966 di California, Amerika Serikat (AS).

Didirikan oleh Huey Newton dan Bobby Seale, Partai Black Panther menentang kebrutalan polisi terhadap masyarakat Afrika-Amerika.

Anggota Partai Black Panther mengenakan baret dan jaket kulit hitam, dan mengorganisir warga bersenjata untuk berpatroli di Oakland dan kota-kota lainnya.

Pada masa puncaknya, tahun 1968, Black Panther memiliki sekitar 2.000 anggota, tetapi kemudian terjadi kemunduran pada partai itu.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 14 Oktober 1912: Presiden AS Theodore Roosevelt Ditembak Orang Tak Waras

Dua pendiri Partai Black Panther
Dua pendiri Partai Black Panther (Wikimedia Commons)

  • Kemunculan


Pada tahun 1960-an masyarakat Afrika-Amerika yang hidup di kota-kota di seluruh Amerika Utara masih mengalami kesenjangan ekonomi dan sosial.

Kondisi ini turut menyebabkan terjadinya kerusuhan kota tahun 1960-an dan meningkatkan penggunaan kekerasan oleh polisi agar ketertiban tetap terjaga.

Kekacauan tersebut dan pembunuhan terhadap Malcolm X tahun 1965 mendorong Huey P. Newton dan Booby Seale, mahasiswa Meritt Junior College, untuk mendirikan Black Panther Party for Self-Defense pada 15 Oktober 1966 di West Oakland.

Nama partai itu kemudian dipendekkan menjadi Partai Black Panther dan segera membedakan dirinya dari organisasi nasionalis kebudayaan Afrika-Amerika lainnya.

Black Panther membedakan antara kulit putih yang rasis dan nonrasis dan bersekutu dengan anggota progresif dari kelompok yang terakhir.

Partai ini percaya bahwa para kapitalis dan elite Afrika-Amerika bisa dan sering mengeksploitasi yang lainnya, terutama kelas pekerja Afrika-Amerika.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Chuck Yeager Jadi Manusia Pertama yang Terbang Melebihi Kecepatan Suara

  • Aktivitas politik dan sosial


Black Panther menggunakan ideologi Marxist dan menguraikan pandangan filosofis partai dan tujuan politik dalam Ten-Point Program.

The Ten-Point Program menyerukan penghentian kebrutalan polisi dengan segera; lapangan kerja untuk warga Afrika-Amerika; dan tanah, perumahan, dan keadilan untuk semua pihak.

Partai ini menjadi bagian dari pergerakan Black Power atau Kekuatan Kulit Hitam yang menekankan kebanggaan kulit hitam, kendali atas masyarakat, dan penggabungan hak-hak sipil.

Meski Black Panther sering digambarkan sebagai kelompok kriminal, pemimpin mereka menganggap organisasi sebagai partai politik.

Dengan partai ini, mereka berharap ada lebih banyak warga Afrika-Amerika yang menduduki jabtan politik, tetapi gagal.

Pada awal tahun 1970-an, upaya kontraintelijen FBI, tindakan kriminal, dan permasalahan internal melemahkan Black Panther sebagai kekuatan politik.

Namun, partai ini juga memulai sejumlah program sosial masyarat yang populer, termasuk program sarapan gratis untuk siswa sekolah dan klinik kesehatan gratis di 13 komunitas Afrika-Amerika di seluruh AS.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 Oktober: Kaisar Roma Claudius Wafat setelah Diracun Istrinya dengan Jamur

  • Kekerasan, kontroversi, dan FBI


Black Panther dan polisi terlibat dalam sejumlah kekerasan yang terjadi.

Pada tahun 1967 pendirinya, Huy Newton, diduga membunuh perwira polisi bernama John Frey.

Dia sempat dijatuhi hukuman 2-15 tahun, tetapi upaya banding membatalkannya.

Eldridge, editor koran Black Panther, dan Bobby Hutton, bendahara partai, terlibat dalam baku tembak dengan polisi tahun 1968.

Hutton tewas dan ada dua perwira polisi yang terluka. Konflik antaranggota partai juga bermunculan dan menyebabkan seorang anggota partai tewas.

Partai ini juga menjadi target program kontra-intelijens FBI bernama COINTELPRO.

Pada tahun 1969 FBI menyatakan Black Panther sebagai organisasi komunis dan musuh pemerintah AS.

FBI berusaha melemahkan partai itu dengan cara mengeksploitasi persaingan di antara kelompok nasionalis kulit hitam.

Mereka berupaya melemahkan dan menghentikan program sosial yang dijalankan oleh Black Panther.

Partai Black Panther resmi bubar pada tahun 1982. Namun, ada partai baru bernama The New Black Panther yang berdiri di Texas tahun 1989.

Mantan anggota asli Black Panther mengatakan tidak ada hubungan antara New Black Panther dan Black Panther.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 Oktober 1884: Greenwich Mean Time (GMT) Dijadikan Standar Waktu Dunia

  • Warisan


Meski Black Panther sudah bubar, ada banyak program sosial mereka yang masih berjalan.

Salah satu program tersebut adalah Carolyn Downs Family Medical Center, sebuah klinik masyarakat, yang awalnya didirikan Black Panther setempat.

Program Black Panther lainnya juga mempengaruhi pengembangan layanan masyarakat.

Sebagai contoh, program sarapan gratis bagi anak sekolah menginspirasi adanya kewajiban sekolah negeri untuk menyediakan sarapan gratis bagi para murid.

Warisan Black Panther juga terlihat dalam gerakan sosial saat ini.

Partai ini banyak dipimpin dan didukung para perempuan, dan berusaha menyetarakan gender.

Hal ini menginspirasi gerakan sosial dan politik di AS agar menyertakan perempuan dalam kepemimpinan.[5]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Partai Black Panther didirikan
Pada 15 Oktober 1966
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved