Hari Ini dalam Sejarah 13 Oktober: Kaisar Roma Claudius Wafat setelah Diracun Istrinya dengan Jamur

Claudius kemudian digantikan oleh Nero, anak yang diadopsinya, yang juga merupakan putra Agrippina.


zoom-inlihat foto
claudius-tentara-kerajaan.jpg
Wikimedia Commons
Claudius dinyatakan sebagai Kaisar Roma oleh tentara kerajaan

Claudius kemudian digantikan oleh Nero, anak yang diadopsinya, yang juga merupakan putra Agrippina.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kaisar Roma, Claudius, meninggal pada 13 Oktober 54 M setelah diracun oleh istrinya dengan jamur.

Menurut catatan Suetonius, Claudius yang berumur 64 tahun memakan jamur beracun yang diberikan oleh istrinya, Agrippina.

Agrippina menunda pengumuman kematian Claudius selama beberapa saat untuk menunggu waktu yang tepat secara perhitungan astrologi.

Claudius kemudian digantikan oleh Nero, anak yang diadopsinya, yang juga merupakan putra Agrippina.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 Oktober 1884: Greenwich Mean Time (GMT) Dijadikan Standar Waktu Dunia

Nero Agrippina
Nero (kiri) bersama Agrippina

  • Diangkat menjadi kaisar


Claudius lahir pada 1 Agustus 10 SM di Gaul (sekarang Prancis) dari keluarga kerajaan.

Dia adalah putra Jenderal Roma Nero Claudius Drusus dan Antonia, dan keponakan Kaisar Tiberius.

Claudius menderita cacat fisik, termasuk kaki pincang dan memiliki gangguan bicara.

Karena hal itu, dia tidak disukai oleh keluarganya dan tidak dianggap sebagai calon kaisar.

Namun, ketika penerus Tiberius, Caligula, dibunuh pada Januari 41 M, cohortes praetoriae atau tentara kerajaan menemukan Claudius di istana dan menyatakannya sebagai kaisar.

Selama dua hari, Senat menolak pengangkatan Claudius sebagai kaisar, tetapi kemudian menerimanya.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 12 Oktober 1492: Christopher Columbus Mendarat di Dunia Baru Amerika

  • Pemerintahan dan penaklukan


Hubungan Claudius dengan Senat tidak baik, dan dia mempercayakan pemerintahan kepada orang-orang Yunani yang berpengaruh.

Meski tidak memiliki reputasi militer, dia melakukan penaklukan di Britania pada tahun 32 M.

Dia mengunjungi pulau itu selama 16 hari untuk memimpin penaklukan atas Colchester, ibu kota provinsi baru, dan kembali ke Roma dengan kemenangan.

Claudius juga berhasil menambahkan Mauretania (Afrika Utara), Trachia (Balkan), Lycia (sebagaian Turki), sebagai wilayah Roma.[3]

  • Diracun


Claudius menyesali pernikahannya dengan Agrippina segera setelah mereka mengucapkan sumpah.

Agrippina yang manipulatif ingin Nero menjadi kaisar selanjutnya.

Dia awalnya berencana menikahkan Nero dengan Octavia, anak perempuan Claudius.

Namun, dia mengubah rencananya setelah Nero diadopsi Cludius dan dijadikan kaisar berikutnya.[3]

Pada 12 Oktober 54 M, Claudius memimpin jamuan makan di Capitol dan juga dihadiri juru pengecapnya, Halotus.

Dia memakan makanan terakhirnya pada hari berikutnya dan diduga diracun oleh Agrippina dengan jamur beracun.

Warga Roma berpendapat Agrippina tidak sabar menunggu Nero menjadi kaisar, selagi dia masih bisa dikendalikan oleh ibunya.

Agrippina mungkin juga khawatir Claudius akan mengangkat Britannicus sebagai pewarisnya.

Menurut Tacitus, Aggrippina menyuruh Halotus memberikan jamur beracun kepada Claudius.

Hal ini sedikit berbeda dari laporan Suetonius yang mengatakan jamur beracun diberikan langsung oleh Agrippina.

Agrippina menunda pengumuman kematian Claudius selama beberapa saat untuk menunggu waktu yang tepat secara perhitungan astrologi.

Claudius kemudian digantikan oleh Nero, anak yang diadopsinya.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 Oktober 1446: Alfabet Korea, Hangul, Diluncurkan oleh Raja Sejong

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Claudius meninggal setelah diracun istrinya
Pada 13 Oktober 54 M
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved