8 Petinggi KAMI Ditangkap, Polisi Temukan Dugaan Perencanaan Terkait Demo Tolak UU Cipta Kerja

Dijelaskan oleh Kepala Biro Penanganan Masyarakat Divisi Humas Polri Mabes Polri (Pol) Awi Setiyono menemukan dugaan perencanaan demo UU Cipta Kerja.


zoom-inlihat foto
demo-uu-cipta-kerja-di-lampung-23456.jpg
(Tribunlampung.co.id/Deni Saputra)
Ilustrasi demo - Polisi temukan dugaan perencanaan terkait demo tolak UU Cipta Kerja.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Delapan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Medan, Tangerang, Depok, dan Jakarta ditangkap polisi.

Penangkapan delapan orang anggota KAMI tersebut disertai dengan sejumlah bukti.

Kepala Biro Penanganan Masyarakat Divisi Humas Polri Mabes Polri (Pol) Awi Setiyono menjelaskan salah satu buktinya ialah tangkapan layar percakapan grup WhatsApp.

Dalam percakapan tersebut, menurut Awi terdapat narasi kebencian pengahasutan dan SARA terkait UU Cipta Kerja.

“Kalau rekan-rekan membaca WA-nya, ngeri. Pantas kalau di lapangan terjadi anarkis, itu mereka masyarakat yang tidak paham betul, gampang tersulut," ujar Awi di Bareskrim Polri, Selasa (13/10/2020), dikutip dari Tribunnews.com.

Selain itu, Awi menambahkan terdapat perencanaan untuk melakukan perusakan saat demo UU Cipta Kerja.

Kemudian ada sebuah proposal yang diduga untuk meminta biaya terkait demo UU Cipta Kerja.

Saat ini penyidik sedang mendalami aktor yang membiayai aksi UU Cipta Kerja berujung anarkis.

“Semua sudah mulai masuk ke materi penyidikan, proposalnya ada,” ujar Awi.

Dikutip dari TribunJakarta.com, anggota KAMI yang pertama kali ditangkap adalah Ketua KAMI Medan Khairi Amri.





Halaman
123
Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved