Korban Keracunan Massal Nasi Kuning di Tasikmalaya Capai 200 Orang, Penyebab Diduga Amuba

Setelah dilakukan uji sampel di laboratorium, keracunan massal di Tasikmalaya diduga karena adanya amuba.


zoom-inlihat foto
kondisi-para-korban-keracunan-nasi-kuning-di-tasikmalaya.jpg
Tribunjabar/Firman Suryaman
Kondisi para korban keracunan massal nasi kuning di Tasikmalaya yang ditempatkan di ruang kelas sekolah.


Kronologi

Komandan Koramil 1203 Kodim 0612 Tasikmalaya Mayor Inf Iwan Suwanto mengatakan, kejadian ini berawal saat keluarga IN, warga asal Kampung Cilange, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mengadakan acara ulang tahun anaknya.

Keluarga IN berniat merayakan ulang tahun anaknya, dengan mengundang 80 orang.

Sebagian besar tamu yang datang adalah anak-anak yang didampingi para orangtuanya.

Para tamu acara tersebut merupakan kerabat dan tetangga pihak penyelenggara acara.

Kemudian terjadilah keracunan massal setelah para tamu undangan menyantap nasi kuning yang telah disediakan.

Korban yang mengalami gejala berat dan sedang sampai menjalani perawatan di Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Diketahui, korban keracunan yang bergejala sedang dan berat merupakan anak-anak berusia 5 hingga 10 tahun.

Mereka mengalami gejala pusing, muntah-muntah dan kejang-kejang.

Pada Jumat (9/10/2020) petang, korban keracunan bertambah hingga mencapai 197 orang.

(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJabar.id/Firman Suryaman)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Sumber Penyebab Keracunan Makanan di Karikil Kota Tasikmalaya Diduga dari Amuba, Ini Buktinya





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved