Satpam Unisba Dipukul Polisi Saat Tegur Aparat yang Semprot Gas Air Mata ke Mahasiswa

Polisi terlihat menembakkan gas air mata ke arah massa aksi menolak UU Cipta Kerja di area kampus Unisba.


zoom-inlihat foto
satapam-dipukul-polisi-23456.jpg
Tangkapan Layar Video / Kompas
FOTO: Sebuah video viral memperlihatkan seorang satpam Unisba Bandung terkena jotosan polisi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Niat hati menegur aparat polisi yang tembak gas air mata ke kerumunan mahasiswa, seorang satpam terekam kamera mendapat jotosan dari polisi.

Kejadian ini tertangkap sebuah kamera CCTV di kampus.

Terkena jotosan polisi, korban merupakan satpam di kampus Universitas Islam Bandung (Unisba).

Insiden yang menimpanya ini berawal saat satpam tersebut menegur polisi.

Setelah terlihat polisi menembakkan gas air mata ke arah massa aksi menolak UU Cipta Kerja di area kampus Unisba.

Namun, teguran itu justru berbuah jotosan.

Baca: Viral Rekaman CCTV Aksi Heroik Mahasiswa Selamatkan Polisi yang Terkepung Massa

Viral video Polisi memukul Satpam gedung rektorat Unisba.
Viral video Polisi memukul Satpam gedung rektorat Unisba. (Tangkapan Layar Video / Sripoku)

Baca: Gubernur Sumatra Selatan Herman Daru Dukung Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja

"Iya betul, di gedung rektorat Unisba. Kejadiannya tadi malam," kata Kepala Bagian Humas Unisba Tresna Wiwitan, Jumat (9/10/2020) dikutip dari Kompas.com.

Video pemukulan terhadap satpam oleh oknum polisi di kampus Universitas Islam Bandung ( Unisba) viral di media sosial Twitter pada Kamis (8/10/2020) malam.

Kepala Bagian Humas Unisba Tresna Wiwitan membenarkan adanya pemukulan satpam tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/10/2020) pukul 19.30 WIB di gedung rektorat Unisba.

Menurutnya, peristiwa itu bermula ketika polisi menembakkan gas air mata ke area kampus.

Baca: Ketua DPD PAN Kota Bandung Mundur dari Jabatan setelah Partainya Dukung Omnibus Law

Sejumlah orangtua pedemo datangi Polrestabes Bandung meminta anaknya dikembalikan setelah diamankan polisi saat aksi tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020).
Sejumlah orangtua pedemo datangi Polrestabes Bandung meminta anaknya dikembalikan setelah diamankan polisi saat aksi tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020). (KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)

Baca: Sehari Pasca-Demonstrasi, Petugas Bersihkan Coretan Vandalisme di Tugu Tani

Saat itu, sejumlah demonstran berlindung di dalam kampus.

Melihat kondisi itu, Komandan Regu Satpam Rektorat Unisba pun menegur para polisi.

"Jadi polisi pada saat itu membubarkan massa menggunakan gas air mata.

Komandan regu satpam rektorat yang sedang menjaga rektorat menyampaikan, 'weyyy kampusss'. Tiba-tiba polisi marah dan memukulnya," tutur Wiwit.

Sebagai bentuk respons, Wiwit menyebut pimpinan Unisba telah melayangkan surat pengaduan kepada Kapolda Jawa Barat dan Kapolresta Bandung.

Baca: UU Cipta Kerja Sudah Disahkan DPR, Apa Rencana Jokowi Selanjutnya?

Baca: Ilmuwan Temukan Planet Bumi Kedua, Diklaim Lebih Baik dan Bisa Dihuni Manusia

Ia menambahkan Unisba memiliki bukti rekaman CCTV atas kejadian pemukulan terhadap satpam oleh oknum polisi itu.

Saat ini, satpam yang menjadi korban pemukulan itu sudah bekerja kembali.

"(Satpam) sudah bekerja lagi di gedung rektorat.

Kampus juga sudah kondusif," jelas dia.

Pihak Unisba mendesak agar pimpinan Polri dapat mengendalikan anggotanya agar tidak bertindak berlebihan ke area kampus.

Selain itu, Unisba juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar/Kompas)

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Tegur Polisi Karena Tembaki Gas Air Mata ke Mahasiswa, Seorang Satpam di Bandung Kena Tonjok





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved