TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sehari pasca-demonstrasi di daerah Menteng Raya, Gambir menyisakan coretan vandalisme.
Satu diantaranya adalah di Tugu Tani, sebuah patung bersejarah yang turut menjadi bangunan yang dicorat-coret massa dalam aksi menolak UU Cipta Kerja.
Massa mencorat-coret patung tersebut di sejumlah sisi menggunakan cat semprot yang dibawanya.
Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kehutanan DKI Jakarta, M Fajar Sauri mengatakan pihaknya berupaya untuk membersihkan kembali Tugu Tani yang dicorat-coret massa.
"Untuk ornamen patung ini dicorat-coret. Beberapa tanaman juga rusak karena diinjak," ungkapnya, dikutip TribunnewsWiki.com dari TribunJakarta.com di lokasi pada Jumat (9/10/2020).
Baca: UU Cipta Kerja Sudah Disahkan DPR, Apa Rencana Jokowi Selanjutnya?
Baca: Ilmuwan Temukan Planet Bumi Kedua, Diklaim Lebih Baik dan Bisa Dihuni Manusia
Terlihat sejumlah petugas tengah berupaya untuk membersihkan coretan dengan cara mengamplas menggunakan gerinda.
Sebelumnya, petugas juga telah menghapusnya menggunakan cairan tiner.
Namun, cara itu belum membuat bekas coretan menghilang lantaran catnya sudah menyerap.
Bekas coretan di sejumlah bagian kini masih samar terlihat.
"Kalau melihat coretan itu haduh sangat merusak estetika. Kita coba supaya ornamen ini bersih sehingga dikembalikan lagi fungsinya," pungkasnya.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 Oktober 1446: Alfabet Korea, Hangul, Diluncurkan oleh Raja Sejong
Baca: Menilik Pola Kerusuhan Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Mirip Demo 2019, Pelaku Berpakaian Hitam
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar/TribunJakarta)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pascademo UU Cipta Kerja, Petugas Kesulitan Bersihkan Banyak Coretan di Tugu Tani