Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Makan Korban, Puluhan Buruh Dilaporkan Kena PHK

Selain menolak UU Cipta kerja, mahasiswa dan buruh dalam Aliansi Gerakan Buruh Menuntut (GBMK) juga tuntut pesangon puluhan buruh yang di PHK.


zoom-inlihat foto
aksi-tolak-omnibus-law-di-kaltim.jpg
KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON
Aksi mahasiswa saat menghadang mobil plat merah yang melintas di Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa (6/10/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja terjadi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Selasa (6/10/2020).

Demo tersebut didatangi oleh buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Menuntut Keadilan (GBMK).

Mereka yang datang memadati Jalan Gajah Mada terlhat membawa spanduk dan tulisan penolakan Omnibus Law.

Baca: Picu Gelombang Demo Buruh di Tengah Pandemi Covid-19, UU Cipta Kerja Indonesia Disorot Media Asing

Selain penolakan terhadap UU Cipta Kerja, pihak GBMK juga datang untuk memperjuangkan puluhan buruh di salah satu perusahaan sawit di Kutai Barat yang belum lama ini di PHK tapi tidak diberi pesangon.

Humas GBMK Muhammad Akbar mengatakan, aksi penolakan tersebut merupakan respons dari daerah secara nasional untuk menuntut presiden mengeluarkan peraturan pengganti UU guna pembatalan UU Cipta Kerja.

“Hanya dua cara dengan peraturan pengganti UU yang dikeluarkan presiden dan judicial review di MK untuk menggugat UU Cipta Kerja tersebut,” ungkap dia disela aksi.

Rancangan Undang-Undang atau RUU Omnibus Law Cipta Kerja resmi disahkan DPR menjadi Undang-Undang (UU) pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020). Inilah isi lengkap UU Omnibus Law Cipta Kerja dan kronologi perumusannya.
Rancangan Undang-Undang atau RUU Omnibus Law Cipta Kerja resmi disahkan DPR menjadi Undang-Undang (UU) pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020). Inilah isi lengkap UU Omnibus Law Cipta Kerja dan kronologi perumusannya. (TribunnewsWiki)

PHK terhadap puluhan buruh tersebut didasari karena aksi penolakan terhadap Omnibus Law pada 25 Agustus 2020 lalu.

Puluhan pendemo tersebut juga menuntut hak pesangon mereka setelah di PHK.

Baca: Ramai Ditolak, Ini 8 Poin UU Cipta Kerja yang Dinilai Dapat Mengancam Hak Buruh

Baca: Menyoal UU Cipta Kerja, Begini Penjelasan Menaker Terkait Dihapusnya Aturan UMK

“Sudah bulan lebih mereka (buruh) belum dapat hak dan kini telantar di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kaltim,” terang dia.

Dalam aksinya mereka sempat membakar ban.





Halaman
123
Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Sarankan Diet Rendah Kalori Tanpa

    Tips diet dari artis Tya Ariestya viral setelah
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved