91 Warga LimaPuluh Kota Tersesat di Hutan Perbatasan, Bermula dari Cari Mata Air dan Objek Wisata

90 orang tersesat di hutan perbatasan Limapuluh Kota dan Agam hingga Minggu (4/10/2020), bermula dari kegiatan cari objek wisata baru.


zoom-inlihat foto
syamsuddin-nekat-jalan-kaki-dari-malaysia-ke-nunukan-lewat-hutan-cuma-makan-garam-dan-vetsin.jpg
pixabay.com
ILUSTRASI hutan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - 91 warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat dikabarkan tersesat di perbatasan hutan Kabupataen Agam pada Minggu (4/10/2020).

Hingga kini, sebanyak 77 orang masih dalam pencarian.

Sedangkan 14 orang sudah berhasil ditemukan.

Kepala BPBD Agam, M Lutfi AR menjelaskan 91 warga terdiri dari dua rombongan dan berangkat pada Sabtu (3/10/2020) pagi.

Rombongan pertama berjumlah 14 orang dipimpin Wali Nagari atau Kepala Desa Suayan, Mis Farizon.

Diketahui, mereka mulanya hendak mencari sumber mata air dan destinasi wisata baru dengan melintasi hutan perbatasan antara Limapuluh Kota dengan Agam.

Sedangkan 77 orang lain, mencari objek wisata baru di dua kabupaten tersebut.

"Mereka ada dua rombongan dengan tujuan berbeda. Namun, keduanya sama-sama tersesat di hutan perbatasan," jelas Lutfi.

Baca: Pria Tewas Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Keluarga Dendam Bakar 7 Rumah Warga

Baca: Menolak Memakai Masker, Penumpang Warga Negara Asing Diturunkan dari KRL

Lutfi mengatakan, kini pihaknya bersama dengan BPBD, SAR, TNI, Polri, Pemerintah Nagari atau desa dan masyarakat, masih melakukan pencarian terhadap 77 orang yang tersesat.

Pencarian tersebut dibagi menjadi empat tim, dengan per tim memiliki anggota per tim sebanyak 15-20 orang.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved