7 Ucapan Kontroversial Donald Trump yang Kerap Remehkan Corona, Sebut Virus China, Ogah Pakai Masker

Sebelum positif virus corona, Donald Trump sudah kerap menyepelekan virus penyebab Covid-19 tersebut.


zoom-inlihat foto
debat002.jpg
SAUL LOEB / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Rabu (29/9/2020) waktu setempat. (SAUL LOEB / AFP)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Daftar pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump tentang Covid-19, menyepelekan dari awal. 

Sebelum mengungkap dirinya positif virus corona, Trump sudah kerap menyepelekan virus penyebab Covid-19 tersebut.

Ada 7 ucapan kontroversial yang memandang remeh virus corona.

Berikut adalah ucapan-ucapan Trump yang meremehkan virus bernama resmi SARS-CoV-2 ini.

1. Bersikeras kasus di AS "masih rendah"

Dalam wawancara dengan jurnalis Axios Jonathan Swan pada Senin (3/8/2020), Trump menunjukkan grafik bahwa kasus Covid-19 di AS rendah.

"Lihat, AS terendah dalam berbagai kategori. Kita terendah di dunia, terendah di Eropa," ujar Trump dan membuat Swan mengernyit.

FOTO: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
FOTO: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (JIM WATSON / AFP)

Swan yang bingung kemudian mengklarifikasi, bahwa hal yang dia tanyakan adalah kematian berdasarkan proporsi populasi, bukan dari proporsi kasus.

"Di situlah AS terkena dampak yang parah. Lebih parah daripada Korea Selatan, Jerman, dan yang lain," tutur Swan dalam wawancaranya.

2. Menyebut Virus China

Trump pernagh menyebut virus corona sebagai Virus China, saat Covid-19 menyebar semakin luas ke seluruh dunia.

"AS akan secara penuh mendukung industri, seperti maskapai penerbangan dan lainnya, yang terdampak oleh Chinese Virus ini," kata dia dilansir BBC Selasa (17/3/2020).

Baca: Donald Trump Kena Covid-19, Tambah Daftar Presiden Positif Setelah Remehkan Corona, Dollar AS Kuat

Juru bicara kementerian Luar Negeri China Geng Shuang lantas mengatakan ucapan Trump jelas-jelas merupakan stigmatisasi terhadap negaranya.

"Kami mendesak kepada pemerintah AS untuk memperbaiki kesalahan ini dan berhenti memberi tuduhan tak berdasar kepada kami."

3. Jilat ludah sendiri, bilang Covid-19 bukan flu biasa

Suami Melania Trump itu pada Selasa (31/3/2020) mengatakan, risiko virus corona lebih buruk daripada flu biasa.

Secara tidak langsung, Trump "menjilat ludahnya sendiri".

Padahal sebelumnya, Trump mengatakan bahwa negara harus membiarkan laju virus corona, seperti layaknya flu musiman.

"Biarlah, jangan lakukan apa pun, anggap itu (virus corona) sebagai flu," kata orang-orang itu menurut Trump.

Kini Trump mengatakan, "Itu bukan flu. Itu (virus corona) ganas."







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved