7 Ucapan Kontroversial Donald Trump yang Kerap Remehkan Corona, Sebut Virus China, Ogah Pakai Masker

Sebelum positif virus corona, Donald Trump sudah kerap menyepelekan virus penyebab Covid-19 tersebut.


zoom-inlihat foto
debat002.jpg
SAUL LOEB / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Rabu (29/9/2020) waktu setempat. (SAUL LOEB / AFP)


Trump pernagh menyebut virus corona sebagai Virus China, saat Covid-19 menyebar semakin luas ke seluruh dunia.

"AS akan secara penuh mendukung industri, seperti maskapai penerbangan dan lainnya, yang terdampak oleh Chinese Virus ini," kata dia dilansir BBC Selasa (17/3/2020).

Baca: Donald Trump Kena Covid-19, Tambah Daftar Presiden Positif Setelah Remehkan Corona, Dollar AS Kuat

Juru bicara kementerian Luar Negeri China Geng Shuang lantas mengatakan ucapan Trump jelas-jelas merupakan stigmatisasi terhadap negaranya.

"Kami mendesak kepada pemerintah AS untuk memperbaiki kesalahan ini dan berhenti memberi tuduhan tak berdasar kepada kami."

3. Jilat ludah sendiri, bilang Covid-19 bukan flu biasa

Suami Melania Trump itu pada Selasa (31/3/2020) mengatakan, risiko virus corona lebih buruk daripada flu biasa.

Secara tidak langsung, Trump "menjilat ludahnya sendiri".

Padahal sebelumnya, Trump mengatakan bahwa negara harus membiarkan laju virus corona, seperti layaknya flu musiman.

"Biarlah, jangan lakukan apa pun, anggap itu (virus corona) sebagai flu," kata orang-orang itu menurut Trump.

Kini Trump mengatakan, "Itu bukan flu. Itu (virus corona) ganas."











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved