Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono Meninggal Karena Covid-19, Sempat Masuk ICU

Dirjen PRL Aryo Hanggono sempat dikonfirmasi dalam kondisi yang kurang baik dan masuk dalam ruang Unit Perawatan Intensif (ICU).


zoom-inlihat foto
direktur-jenderal-pengelolaan-ruang-laut-dirjen-prl-aryo-hanggono-3.jpg
Dok. KKP
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Aryo Hanggono meninggal dunia karena Covid-19, Senin (28/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Angka kasus covid-19 di Indonesia kian melonjak.

Data terakhir pada Minggu 27 September 2020 kasus pasien meninggal karena covid-10 tembus angka 10.386.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Aryo Hanggono dikabarkan meninggal dunia akibat Covid-19.

Kabar meninggalnya Aryo Hanggono ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Keeja Sama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo.

Agung menjelaskan, Diejen PRL Aryo Hanggono telah dinyatakan positif covid-19 pada 9 Sempetmber 2020.

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, KKP, Aryo Hanggono saat ditemui disela sosialisasi nasional program pengembangan usaha garam rakyat di Semarang, Kamis (30/01/2020) malam.
Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, KKP, Aryo Hanggono saat ditemui disela sosialisasi nasional program pengembangan usaha garam rakyat di Semarang, Kamis (30/01/2020) malam. (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Baca: 30 Tenaga Medis di Sorong Positif Covid-19, 3 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Tutup

Dia pun telah menerima perawatan.

Lebih lanjut, Agung menurutkan jika Aryo meninggal dunia pagi tadi.

"Tadi (Senin, 28 September 2020) pukul 04.50 WIB beliau wafat di RSPAD.

Beliau 9 September positif Covid-19, selanjutnya (menjalani perawatan)," kata Agung kepada Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Minggu lalu, Dirjen PRL Aryo Hanggono dikonfirmasi dalam kondisi yang kurang baik dan masuk dalam ruang Unit Perawatan Intensif (Intesive Care Unit/ ICU). 

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Aryo Hanggono saat membuka Webinar Konservasi Jenis Ikan menjelaskan peta jalan ini akan menjadi panduan bagi KKP dan para penggiat konservasi dalam menetapkan fokus dan prioritas upaya konservasi biota perairan dilindungi dan terancam punah yang akan dilakukan selama lima tahun ke depan, sehingga dapat dilakukan dengan lebih terarah pada Selasa, (14/7/2020).
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Aryo Hanggono saat membuka Webinar Konservasi Jenis Ikan menjelaskan peta jalan ini akan menjadi panduan bagi KKP dan para penggiat konservasi dalam menetapkan fokus dan prioritas upaya konservasi biota perairan dilindungi dan terancam punah yang akan dilakukan selama lima tahun ke depan, sehingga dapat dilakukan dengan lebih terarah pada Selasa, (14/7/2020). (Dok. KKP)

Baca: Pondok Pesantren di Kebumen dan Purwokerto Jadi Klaster Covid-19 Baru di Jawa Tengah











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved