TRIBUNNEWSWIKI.COM - 30 tenaga medis (nakes) di Sorong, Papua Barat, terkonfirmasi positif Covid-19.
Ketigapuluh nakes yang terdiri dari perawat dan dokter tersebut tersebar di berbagai puskesmas dan rumah sakit.
Akibatnya, 3 puskesmas dan 1 rumah sakit tutup.
Penutupan itu dilakukan selama satu pekan untuk dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan.
Menurut Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kota Sorong, para nakes tersebut rentan terpapar Covid-19 karena bekerja tanpa henti untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona di Sorong.
"Untuk sementara penutupan operasional tersebut untuk strelilisasi sejumlah ruangan. Kurang lebih tujuh bulan tenaga kesehatan kita sudah bekerja sejak Covid-19 itu mulai ditemukan di Kota Sorong. Mereka sangat rentan penularan," kata Jeny Isir Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kota Sorong saat ditemui, Jumat (25/9/2020).
Jumlah kasus positif yang terus meningkat membuat Tim Satgas Covid-19 bersama Dinas Kesehatan Kota Sorong terus berupaya melakukan penanganan Covid-19.
Baca: Viral Ratusan Pengunjung Nikmati Live Music dan Abai Protokol Kesehatan, Kafe Broker Kini Disegel
Baca: Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Rumah Sakit, 2 Hari Kemudian Meninggal Dunia di Rumah
Petugas membuka posko di enam titik untuk pemeriksaan swab yang dilakukan dua kali dalam sepekan.
3 Nakes di Jambi Positif Covid-19, IGD Ditutup
Wakil Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, pihaknya menutup pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Abdul Manap selama satu minggu.
Penutupan itu akibat ditemukannya tiga tenaga medis yang bertugas di IGD terkonfirmasi positif Covid-19.
Penutupan layanan dilakukan pada 26 September-3 Oktober 2020.
"Tiga tenaga medis yang bekerja di IGD itu dinyatakan positif. Maka kita akan tutup RS Abdul Manap selama sepekan," kata Maulana , Sabtu (26/9/2020).
Menurutnya, penutupan itu sebagai upaya pemerintah memutus rantai penularan Covid-19.
Selama penutupan, semua peralatan di IGD akan dibersihkan.
Seluruh tenaga medis yang kontak erat akan menjalani tes swab. Hanya layanan IGD di RS Abdul Manap Jambi yang ditutup.
Baca: Galang Dana Rp 114 Juta Bantu Yayasan Kanker, Pria Ini Naik Sepeda Mini Anaknya Sejauh 354 Km
Baca: Jangan Panik! Batuk Belum Tentu Covid-19, Ini Cara Membedakannya dengan Penyakit Batuk Musiman
Sementara, pelayanan rawat inap dan rawat jalan tetap dibuka dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
"Untuk masyarakat yang membutuhkan layanan IGD, diharapkan untuk mendatangi rumah sakit lain, yang terdekat," kata Maulana.
Sementara itu, Direktur RSUD Abdul Manap Rudi Maruli H Pardede membenarkan, pelayanan IGD ditutup selama tujuh hari.
"Penutupan sementara ini dilakukan agar tidak pasien tidak tertular dari tenaga kesehatan," kata Maruli dalam surat pemberitahuan.
Sebanyak 171 kasus positif Covid-19 tercatat di Kota Jambi hingga Sabtu (26/9/2020). Sebanyak 83 pasien dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Maichel)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup"