"Kita larang (balap lari lair). Dan kita tertibkan kalau ada kegiatan itu," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020).
Rudy menyatakan, tidak segan untuk memberikan sanksi sosial kepada peserta balap lari liar.
"Kalau nekat, ya nanti mungkin membersihkan (sampah) sungai," terang dia.
Baca: Viral Video Pengendara Motor Wanita Pamer Pakaian Dalam di Jalan, Polisi: Ayo Mbak Klarifikasi
Baca: Bikin Klarifikasi Setelah Viral, Guru yang Doakan Murid Meninggal Minta Maaf: Kami Sangat Menyesal
Menurutnya, kegiatan itu akan lebih baik jika dilaksanakan di tempat yang sesuai peruntukannya, misalnya dilaksanakan di lapangan.
"Kalau mau lari silakan saja membuat surat ke saya. Saya punya Stadion Sriwedari silakan. Dari pada di jalan," terang dia.
Rudy pun menilai, kegiatan balap lari liar tersebut digelar untuk mencari sensasi.
"Menurut saya itu hanya cari sensasi saja. Kalau mau olahraga, olahraga yang beneranlah," kata Rudy.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Riska Farasonalia)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Marak Balap Lari Liar di Semarang, Ganjar: Kalau Serius Berlari Tak Buatin Lomba"