Sempat Main Game, Pelaku Pembunuh HRD di Jakarta Pusat Lihat Cara Mutilasi Manusia Melalui Youtube

Pelaku DAF butuh waktu 2 hari untuk mutilasi korban setelah mempelajari dari Youtube, Jenazah RHW (32) sempat disimpan di kamar mandi.


zoom-inlihat foto
fajri-dan-laeli-pelaku-mutilasi-di-kalibata-city.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka berinisial DAF dan LAS diperlihatkan saat konferensi pers pengungkapan mutilasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta, dengan motif ingin menguasai harta korban.


Pelaku DAF butuh waktu 2 hari untuk mutilasi korban setelah mempelajari dari Youtube, Jenazah RHW (32) sempat disimpan di kamar mandi.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jenazah RHW (32) seorang manajer HRD yang dibunuh dengan sadis oleh pasangan DAF dan LAS, ternyata sempat disimpan di kamar mandi.

Jenazah RHW disimpan di kamar mandi Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat setelah dibunuh.

DAF (26) kemudian memutuskan untuk memutilasi korban dengan mempelajari cara memotong tubuh manusia melalui Youtube.

Aksi tersebut dilakukan oleh pasangan sadis ini setelah mereka kebingungan bagaimana membawa keluar jasad RHW keluar apartemen.

"Mereka menanyakan mau dikemanakan jenazah ini, karena cukup besar sehingga timbul niatan untuk dilakukan mutilasi pada si korban. Dari mana tahu cara mutilasi? Dia belajar dari YouTube," kata Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya pada Senin (21/9/2020).

Yusri menjelaskan, sejoli ini memikirkan cara menghilangkan bukti mayat Rinaldi atau RHW selama tiga hari tersebut.

Hingga pada Senin (12/9), tersangka sepakat memutilasi korban dengan DAF bertindak sebagai eksekutor.

Berbekal sebilah parang, DAF mulai memotong bagian atas tubuh korban berdasarkan apa yang dia pelajari dari YouTube.

Baca: Istri Sah Pelaku Mutilasi Pernah Beri Pesan untuk Laeli dan Fajri: Gue Yakin Kalian Orang Baik

Baca: Pelaku Mutilasi Manajer HRD Rupanya Bawa Potongan Tubuh ke Kalibata City Menggunakan Taksi Online

"Tanggal 12 (September) pagi dia datang karena sudah belajar dari YouTube. Dia membawa parang untuk mutilasi. Tanggal 12 itu dia mutilasi bagian bawah dan kedua tangan," jelas Yusri Yunus.

Setelahnya, DAF kemudian memasukkan bagian tubuh korban yang telah terpotong ke plastik kresek untuk dimasukkan kembali ke satu koper.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved