Pelaku Mutilasi Manajer HRD Rupanya Bawa Potongan Tubuh ke Kalibata City Menggunakan Taksi Online

Pelaku aksi mutilasi di Jakarta memindahkan potongan tubuh korban dari Apartemen Mansion menuju Apartemen Kalibata City pakai taksi online


zoom-inlihat foto
rekonstruksi-kasus-mutilasi-kalibata-city.jpg
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Rinaldi Harley (33), Manajer HRD PT Jaya Obayashi, oleh pasangan kumpul kebo, Fajri (26) dan Laeli (26) di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/9/2020).


Pelaku aksi mutilasi di Jakarta memindahkan potongan tubuh korban dari Apartemen Mansion menuju Apartemen Kalibata City pakai taksi online

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pelaku aksi mutilasi di Jakarta Pusat, Laeli Atik Supriyatin (27) dan Djumadil Al Fajri (26) rupanya memindahkan potongan tubuh korban dari Apartemen Mansion di Jakarta Pusat menuju Apartemen Kalibata City sedikit demi sedikit.

Bahkan kedua pelaku memindahkan potongan jenazah tersebut dengan menggunakan taksi online.

Fakta baru ini terungkap setelah kepolisian melakukan rekontruksi rentetan aksi mutilasi yang dilakukan kedua pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus mengatakan sebagian potongan tubuh korban telah dibawa terlebih dahulu dengan menggunakan koper ke apartemen Kalibata pada 12 September 2020.

 Selanjutnya, kedua pelaku kembali lagi menuju apartemen Mansion.

Namun karena kelelahan, pelaku memilih untuk tidur dengan bagian potongan tubuh korbannya.

Keduanya memilih untuk melancarkan aksinya itu pada keesokan harinya lagi.

Rinaldi Harley Wismanu, korban pembunuhan dan mutilasi yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta pada Rabu (16/9/2020).(Youtube)
Rinaldi Harley Wismanu, korban pembunuhan dan mutilasi yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta pada Rabu (16/9/2020).(Youtube) (YouTube)

"Tanggal 13 baru dibawa yang (potongan tubuh, Red) atas lagi. Bahkan sempat menginap di situ satu malam bersama-sama dengan jenazahnya. Alasannya kecapean, ketiduran," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (20/9/2020).

Baca: Kaget Tahu Anaknya Pelaku Mutilasi, Ibu dan Bapak Laeli Atik Supriyatin Menangis Setiap Hari

Yusri mengatakan keduanya menggunakan jasa taksi online selama proses dua kali pengiriman potongan tubuh korban dari Apartemen Mansion menuju Apartemen Kalibata City.

"Tanggal 12 dia sewa taksi online bawa ke sana, tanggal 13 dia gotong lagi. Bahkan tanggal 14-15-16 dilakukan pembersihan. Dia beli sendiri cat, dia beli sendiri seprai. Dia cuci sampai tanggal 16 itu," jelasnya.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved