Satu Keluarga di Semarang Dievakuasi Pihak Berwajib, Bermula dari Chat WA Ajak Sebar Virus Corona

Kota Semarang digegerkan dengan chat berupa ajakan sebarkan virus corona, satu keluarga sudah dievakuasi.


zoom-inlihat foto
keluarga-di-semarang-ingin-sebar-virus-corona.jpg
TribunJateng.com/Istimewa
Tim Gugus Tugas saat melakukan evakuasi satu keluarga penderita virus corona. Sebelumnya LS dan FN sebagai penderita virus Corona melakukan komunikasi via chatting WA yang gegerkan media sosial, Sabtu (19/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kota Semarang sempat digegerkan dengan chat berupa ajakan untuk menyebarkan virus corona.

Chat tersebut tersebar luas di media sosial, seperti diberitakan Tribunjateng.com.

Bahkan, dalam chat disebut bisa saja mereka menularkan penyakit tersebut ke seluruh Kelurahan Jerakah, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Kapolsek Tugu Kompol Eko Kurniawan membenarkan bahwa di Jerakah, Kecamatan Tugu, Semarang ada penderita Covid-19 yang melakukan chat WhatssApp terhadap orang berinisial FN usia sekira 30 tahun.

FN mengajak penderita Corona di Jerakah untuk tidak melakukan isolasi mandiri bahkan mengajak menyebarkan penyakitnya tersebut.

Sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan cepat dengan melakukan evakuasi penderita corona di Jerakah tersebut pada sore ini pada pukul 16.30 WIB.

Proses evakuasi bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Tugu.

Baca: Ilmuwan Inggris Temukan Alat Tes Covid-19 Baru, Tak Perlu Laboratorium, Hasil Keluar dalam 90 Menit

Tim Gugus Tugas saat melakukan evakuasi satu keluarga penderita virus corona. Sebelumnya LS dan FN sebagai penderita virus Corona melakukan komunikasi via chatting WA yang gegerkan media sosial, Sabtu (19/9/2020).
Tim Gugus Tugas saat melakukan evakuasi satu keluarga penderita virus corona. Sebelumnya LS dan FN sebagai penderita virus Corona melakukan komunikasi via chatting WA yang gegerkan media sosial, Sabtu (19/9/2020). (TribunJateng.com/Istimewa)

"Kami evakuasi mereka ke rumah dinas Walikota Semarang untuk mencegah terjadinya efek-efek sosial dan gangguan Kamtibmas dari hebohnya postingan di media sosial tersebut," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (19/9/2020).

Kompol Eko menuturkan, evakuasi tersebut agar mereka mendapat pelayanan kesehatan yang baik untuk pemulihan lebih cepat.

Total yang dievakuasi penderita virus Corona di Jerakah terdapat empat orang.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved