Ilmuwan Inggris Temukan Alat Tes Covid-19 Baru, Tak Perlu Laboratorium, Hasil Keluar dalam 90 Menit

Ilmuwan berhasil meenmukan alat tes covid-19 yang cepat, hanya butuh waktu 90 menit


zoom-inlihat foto
warga-menunggu-giliran-tes-covid-19.jpg
NHAC NGUYEN / AFP
ILUSTRASI Tes Covid-19 --- Warga menunggu giliran tes Covid-19 di pusat kedokteran distrik Hoan Kiem, Hanoi, Vietnam, pada 13 Agustus 2020. WHO menyebut Covid-19 banyak ditularkan oleh kelompok umur 20-an hingga 40-an tahun.


Alat yang diproduksi oleh DnaNudge, sebuah perusahaan start up Imperial yang berkantor pusat di White City, telah digunakan pada 280 anggota staf NHS yang diduga Covid-19. Hasilnya menunjukkan 15 pasien yang diduga Covid-19, dan 91 pasien rawat inap di rumah sakit, beberapa di antaranya tidak menunjukkan gejala Covid-19.

Sampel dari semua individu dalam penelitian ini dianalisis pada perangkat pengujian cepat, yang disebut uji CovidNudge. Dengan peralatan laboratorium standar rumah sakit yang kemudian hasilnya akan dibandingkan.

Persentase dari mereka yang ditemukan positif Covid-19 adalah 18 persen, dari penelitian yang dilakukan pada puncak Covid-19.

Hasil penelitian menunjukkan 67 sampel dinyatakan positif pada uji CovidNudge, jika dibandingkan dengan 71 hasil positif pada berbagai mesin laboratorium standar NHS, yang merepresentasikan nilai sensitivitas hingga 94 persen.

Baca: Kumur dengan Air Garam Disebut Bisa Hilangkan Batuk, Flu dan Gejala Infeksi Virus Corona

Studi ini didukung oleh National Institute for Health Research Imperial Biomedical Research Center.

" Tes DnaNudge dikembangkan sebagai layanan konsumen on the spot bebas laboratorium yang dapat diberikan dalam skala besar. Kami yakin tes ini dapat menawarkan potensi yang sangat signifikan dalam hal pengujian populasi massal selama pandemi Covid-19," kata Profesor Regius Chris Toumazou, CEO dan salah satu pendiri DnaNudge dan pendiri Institute of Biomedical Engineering di Imperial.

Platform ini, kata dia, sangat cocok untuk pengujian di perawatan primer dan pengaturan komunitas dengan potensi untuk digunakan dalam pengaturan non-perawatan kesehatan seperti rumah perawatan, sekolah, pusat transportasi, kantor, dan, untuk membantu membawa seni kembali, di teater dan tempat.

Namun, studi lebih lanjut tentang keefektifan dunia nyata dalam pengaturan non-klinis akan diperlukan sebelum mulai disebar luaskan.

Tim peneliti menambahkan perangkat yang baru memperoleh tanda CE (simbol yang menunjukkan boleh diperjual belikan secara bebas di eropa).

Hal ini memungkinkan penggunaan tambahan di lokasi non-klinis yang sebelumnya telah disetujui oleh Badan Pengatur Obat dan Kesehatan Inggris.

Tim ilmuwan menjelaskan bahwa setiap perangkat berkemampuan wi-fi, memungkinkan hasil tes dikirim dengan aman ke sistem catatan rumah sakit.

Baca: Waspada! Batuk Kering Bisa Jadi Tanda Kamu Mengidap Penyakit Berbahaya Ini, Asma hingga Covid-19

Pengujian untuk studi ini berlangsung antara 10 April dan 12 Mei di tiga situs NHS.

"Mendapatkan hasil yang akurat (dari inovasi tes Covid-19) kembali kepada dokter dan pasien mereka secepat mungkin membuat perbedaan besar pada cara kami mengelola jalur klinis dengan aman dan kami sangat menantikan untuk meluncurkannya secara lebih luas," imbuh Direktur strategi, penelitian dan inovasi di Imperial College Healthcare NHS Trust, Dr Bob Klaber.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ilmuwan Inggris Temukan Tes Covid-19 Tercepat Tanpa Uji Laboratorium"

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur) (Kompas.com/Dinda Zavira Oktavia)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved